Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Film Realis-Minimalis Terbaik Kelly Reichardt, Harus Tonton!
film Showing Up karya Kelly Reichardt (dok. A24/Showing Up)

Kelly Reichardt bisa dibilang salah satu sutradara langganan A24. Sudah ada dua karyanya yang didistribusikan perusahaan film indie asal Amerika Serikat itu. Beberapa dapat apresiasi tinggi dari penikmat, pengamat, dan pegiat film. Ia bahkan dijuluki sebagai sutradara spesialis genre realis-minimalis

Tak hanya itu, ia juga sering menyertakan perspektif perempuan dalam karya-karyanya. Ada setidaknya lima film Kelly Reichardt terbaik yang wajib kamu tonton sekali seumur hidup. Dijamin selera film akan ikut terdongkrak usai mengenal gaya sinematiknya.

1. Wendy and Lucy (2008)

Wendy and Lucy (dok. Film Science/Wendy and Lucy)

Wendy and Lucy memang bukan debut Reichardt. Sinema independen produksi Science Film ini dirilis setelah River Grass (1994) dan Old Joy (2006). Namun, proyek yang dikerjakannya bersama Michelle Williams inilah yang membuat kariernya meroket. 

Williams didapuknya jadi Wendy, seorang perempuan yang melakoni perjalanan darat bersama anjing kesayangannya untuk menuju satu kota perantauan. Perjalanan itu penuh keterbatasan, tantangan, dan kecerobohan, tetapi Reichardt berusaha mengemasnya dengan pendekatan heartwarming.

Kisahnya sederhana, tetapi mampu mengusik sanubari penonton, terutama pada bab akhir. 

2. Night Moves (2013)

Night Moves (dok. Film Science/Night Moves)

Night Moves dibintangi Jesse Eisenberg dan Dakota Fanning. Keduanya memerankan aktivis lingkungan Josh dan Dena yang sepakat menjalankan misi ekstrem, yakni meledakkan bom di sebuah bendungan yang menurut mereka merusak keseimbangan ekosistem. 

Usai melakukan aksi tersebut, mereka justru diselimuti rasa bersalah. Ini terjadi setelah mereka mendengar berita adanya korban jiwa dan korban material karena kerusakan bendungan itu. Seperti biasa, plot yang dipakai Reichardt sederhana tetapi efek kejutannya selalu dapat. 

3. Certain Women (2016)

Certain Women (dok. Film Science/Certain Women)

Pada 2016, Reichardt kembali dengan film soal perempuan berjudul Certain Women. Ia mendapuk beberapa nama tenar seperti Kirsten Stewart, Michelle Williams, dan Laura Dern dalam satu frame. Mereka memerankan tiga lakon perempuan dalam tiga cerita pendek dalam film ini. 

Ada yang menyoal tentang perseteruan suami istri, ketimpangan gender dalam rumah tangga, hingga pertemanan dua perempuan yang berbeda latar belakang profesi dan pendidikan.

Didistribusikan IFC Films, Certain Women disebut sebagai film Reichardt yang paling sukses secara komersial di pasar Amerika Serikat. 

4. First Cow (2019)

First Cow (dok. Film Science/First Cow)

First Cow bisa dibilang kerja sama pertama Reichardt dengan A24 dalam proses distribusi. Meski protagonisnya didominasi laki-laki, film ini tetap mencerminkan pendekatan Reichardt sebagai perempuan. Tak ada adegan kekerasan yang diglorifikasi, filmnya justru fokus pada persahabatan dua pria dari ras berbeda di Amerika Serikat pada abad ke-18. 

Sebagai sesama pendatang dari luar benua, mereka sepakat untuk memulai bisnis sederhana bersama. Namun saat bisnis mereka berkembang, seorang calon investor curiga mereka melakukan cara yang tak jujur. 

5. Showing Up (2022)

Showing Up (dok. Toronto International FIlm Festival/Showing Up)

Bersama A24, Kelly Reichardt kembali merilis film baru bertajuk Showing Up pada 2022. Film ini tayang perdana di Cannes Film Festival dan sempat dilombakan pada kategori Palme d'Or. Reichardt kembali dengan perspektif perempuannya yang kuat. Kali ini lakonnya, Lizzy, seorang pemahat patung yang sedang menggarap proyek barunya. 

Namun, upayanya untuk fokus terinterupsi dengan kewajiban bekerja sebagai asisten dosen yang sebenarnya ibunya sendiri, perselisihan dengan pemilik kos, ayahnya yang dimanfaatkan orang-orang hipster, hingga saudara laki-lakinya yang mulai berlaku aneh. Kocak, quirky, tetapi tetap menghangatkan hati. 

Bila mencari film menghangatkan hati yang temponya pas, berbobot, dan isu-isu sosialnya kena, Kelly Reichardt harus masuk prioritas utama. Film-filmnya dijamin bikin suasana hatimu membaik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team