Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
adegan dalam film Scream 7
adegan dalam film Scream 7 (dok. Paramount Pictures/Scream 7)

Intinya sih...

  • Scream 7 dijadwalkan tayang pada 27 Februari 2026 di Amerika Serikat setelah penantian tiga tahun.

  • Lima film slasher underrated, seperti Haunt, The Conference, Cherry Falls, Stage Fright, dan In a Violent Nature, bisa jadi alternatif tontonan sebelum Scream 7 resmi tayang.

  • Film-film tersebut menawarkan atmosfer mencekam dengan cerita yang unik dan karakter-karakter yang memukau.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah penantian tiga tahun, Scream 7 akhirnya resmi dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 27 Februari 2026. Kali ini, sang final girl legendaris, Sidney Prescott (Neve Campbell), kembali menghadapi teror Ghostface yang kabarnya bakal jauh lebih sadis dan personal. Kembalinya Neve Campbell di bawah arahan penulis orisinalnya, Kevin Williamson, pun makin bikin para penggemar slasher di Tanah Air gak sabar buat nonton.

Nah, sambil menunggu jadwal rilis resminya di Indonesia, gak ada salahnya pemanasan dengan tontonan yang punya vibes serupa. Lima rekomendasi film slasher underrated berikut ini bisa jadi alternatif buat kamu yang sudah khatam maraton seri Scream berkali-kali. Siap uji nyali sebelum Ghostface kembali beraksi?

1. Haunt (2019)

adegan dalam film Haunt (dok. Momentum Pictures/Haunt)

Pertama, ada Haunt karya Scott Beck dan Bryan Woods, duo sineas yang dua tahun silam bikin penggemar horor tercengang lewat Heretic. Film ini mengikuti sekelompok mahasiswa yang terjebak dalam wahana rumah hantu di tengah hutan saat malam Halloween. Awalnya, mereka mengira semua kengerian di sana hanyalah akting belaka. Sampai akhirnya mereka sadar kalau para penampil di dalamnya ternyata pembunuh sadis yang haus darah!

Meskipun sempat luput dari sorotan publik, Haunt pelan-pelan menjelma jadi hidden gem di kalangan penggemar film slasher modern. Beck dan Woods dinilai berhasil menampilkan atmosfer mencekam lewat efek praktis yang brutal tanpa harus selalu bergantung pada jump scare murahan. Menariknya lagi, film ini juga punya sosok final girl tangguh nan cerdik bernama Harper (Katie Stevens) yang mengingatkan pada Sidney Prescott dari Scream.

2. The Conference (2023)

adegan dalam film The Conference (dok. Netflix/The Conference)

Swedia juga punya film slasher underrated yang bisa jadi alternatif tontonanmu sambil menunggu Scream 7. Bertajuk The Conference, film ini menyuguhkan perpaduan ciamik antara komedi satire dunia kerja, aksi pembunuh brutal, dan formula whodunit ala Scream. Sayangnya, karena judulnya yang terdengar seperti drama korporat membosankan, film ini jadi luput dari radar sebagian besar penonton Netflix.

Ceritanya mengikuti sekelompok PNS yang mengadakan retret ke perkemahan terpencil demi mempererat kerja sama tim. Bukannya makin solid, agenda mereka justru berantakan karena konflik internal dan korupsi terkait proyek pembangunan mal yang kontroversial. Suasana pun makin mencekam saat seorang pembunuh bertopeng mulai menghabisi mereka satu per satu. Siapa kira-kira pelakunya?

3. Cherry Falls (1999)

adegan dalam film Cherry Falls (dok. USA Films/Cherry Falls)

​Di era ketika dua film pertama Scream mendominasi layar lebar, Hollywood sebenarnya punya Cherry Falls yang menawarkan premis lebih kontroversial. Kisahnya mengikuti teror pembunuh berantai misterius yang hanya mengincar para remaja perawan di sebuah kota kecil. Demi lolos dari daftar target sang jagal, Jody (Brittany Murphy) dan para remaja lain di kota ini pun sepakat menggelar sebuah pesta "pelepasan keperawanan".

Cherry Falls awalnya sempat terganjal masalah sensor ketat dan gagal tayang di bioskop Amerika Serikat, tapi akhirnya bertransformasi jadi cult classic yang sangat dicintai. Banyak yang memuji keberaniannya dalam menyisipkan satire sosial yang tajam perihal standar ganda moralitas dan tekanan seksual remaja. Di sisi lain, akting memukau dari mendiang Brittany Murphy juga jadi alasan mengapa film ini patut untuk kamu lirik ulang.

4. Stage Fright (2014)

adegan dalam film Stage Fright (dok. XYZ Films/Stage Fright)

Slasher berpadu dengan komedi atau whodunit mungkin sudah biasa, tapi gimana kalau digabung dengan musikal? Itulah konsep unik yang diusung oleh film horor underrated asal Kanada bertajuk Stage Fright ini. Bak gabungan dari Scream dan serial Glee, film ini sukses jadi tontonan yang memacu adrenalin sekaligus memanjakan telinga, meski respons kritikus sempat terbelah karena eksperimen genrenya yang cukup nyeleneh.

Tokoh utamanya adalah Camilla Swanson (Allie MacDonald), pekerja kantin kamp musim panas yang terobsesi mengikuti jejak mendiang ibunya sebagai bintang panggung. Bak gayung bersambut, kamp seni tempatnya bekerja berencana mementaskan kembali drama musikal terkutuk yang dulu merenggut nyawa sang ibu. Mengira audisi ini jadi jalan menuju ketenaran, Camilla justru terjebak dalam mimpi buruk saat seorang pembunuh bertopeng penyuka musik metal mulai beraksi.

5. In a Violent Nature (2024)

adegan dalam film In A Violent Nature (dok. Shudder/In a Violent Nature)

Masih dari Kanada, ada In a Violent Nature yang gak kalah direkomendasikan untuk penggemar berat Scream. Film ini sebenarnya punya premis sederhana, yakni tentang mayat hidup bernama Johnny yang bangkit setelah sebuah kalung antik dicuri dari kuburannya. Bisa ditebak, dalam upayanya merebut kembali kalung tersebut, satu per satu nyawa remaja yang terlibat dalam pencurian tersebut pun harus melayang.

​Sekilas tampak seperti film slasher biasa, tapi nyatanya In a Violent Nature mendobrak pakem horor lewat POV yang bikin penonton seolah berada di belakang Johnny sepanjang film. Belum lagi konsep ambient slasher yang diusungnya, di mana sang sutradara, Chris Nash, meniadakan musik latar dan menggantinya dengan suara alami hutan yang bikin bulu kuduk berdiri. Gimana, tertantang merasakan sensasi jadi "pengamat" makhluk yang dingin dan tanpa ampun ini?

​Sambil menghitung hari sampai Ghostface kembali meneror layar lebar, lima film slasher underrated di atas bisa jadi pemanasan yang gak kalah memacu adrenalin. Jadi, film mana yang bakal kamu tonton duluan sebelum Scream 7 resmi tayang di bioskop?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team