Dikenal sebagai jagonya drama domestik, Yasujiro Ozu ternyata punya cara unik untuk memotret karakter ayah dalam film-filmnya , lho. Mengambil latar tahun 1940—1950-an, ayah-ayah dalam semesta sinematik sutradara asal Jepang itu punya beberapa karakter khusus, seperti tendensi stoik, berada dalam dilema antara tradisi lawas dengan nilai modern, tetapi tetap punya sisi rentan yang dicerminkannya secara tersirat.
Penasaran bagaimana piawai dan akuratnya Yasujiro meramu father figure dalam film-film buatannya. Silakan tonton setidaknya 5 film berikut.
