Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Buddha Collapses Out of Shame
Buddha Collapses Out of Shame (dok. Unifrance/Buddha Collapses Out of Shame)

Intinya sih...

  • Buddha Collapsed Out of Shame (2007): Film tentang perjuangan seorang bocah perempuan Afghanistan untuk mendapatkan akses pendidikan.

  • Lunana: A Yak in the Classroom (2019): Kisah guru muda yang mengajar di pedesaan Himalaya dan mengubah perspektifnya.

  • Not One Less (1999): Film tentang seorang murid yang menjadi guru pengganti sementara di China.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Terlepas dari janji demokratisasi informasi yang ditawarkan perkembangan teknologi, lokasi atau letak geografis tetap berpengaruh dalam menentukan nasib seseorang. Ia mempengaruhi keterjangkauan akses terhadap hak-hak dasar tertentu, mulai dari fasilitas kesehatan memadai, ketersediaan bahan pangan, kemudahan akses untuk bepergian dan mencari peluang baru, sampai kualitas pendidikan.

Ketimpangan akses ini bisa kamu lihat dengan jelas dalam beberapa film yang memotret perjuangan penduduk area terpencil. Laskar Pelangi (2008) mungkin salah satu film yang menawarkan potret akurat soal ketimpangan akses yang dimaksud. Mirisnya, tidak hanya di negeri sendiri, masalah ini ternyata isu internasional. Film tentang sekolah terpencil dari berbagai negara berikut bisa jadi kacamata bantumu.

1. Buddha Collapsed Out of Shame (2007)

Buddha Collapses Out of Shame (dok. Unifrance/Buddha Collapses Out of Shame)

Buddha Collapsed Out of Shame adalah film yang mengikuti upaya seorang bocah perempuan asal Afghanistan untuk dapat akses pendidikan. Miris, usahanya selalu dihambat, sampai akhirnya Baktay, si bocil mengandalkan salah satu teman lelakinya untuk mengajarinya apapun yang dipelajari kawannya di sekolah hari itu. Latarnya menambah kesan suram karena Baktay tinggal bersama keluarganya di sebuah gua bekas monumen Buddha yang dihancurkan Taliban saat perang sipil awal tahun 2000-an.

  • Negara: Afghanistan, Iran

  • Pemain: Habbas Alijome, Nikhbakht Noruz

  • Sutradara: Hana Makhmalbaf

2. Lunana: A Yak in the Classroom (2019)

Lunana: A Yak in the Classroom (dok. IFC Films/Lunana: A Yak in the Classroom)

Ugyen adalah guru muda yang muak dengan kehidupannya di Bhutan. Sembari menunggu hasil pengajuan visa ke Australia disetujui, ia berniat menuntaskan kontraknya dengan pemerintah. Kontrak ini membawanya ke Lunana, sebuah pedesaan di Pegunungan Himalaya yang sangat butuh guru untuk sekolah terpencil mereka. Momennya mengajar di sekolah itu mengubah perspektifnya selamanya.

  • Negara: Bhutan

  • Pemain: Sherab Dorji, Ugyen Norbu Lhendup, Pem Zam

  • Sutradara: Pawo Choyning Dorji

3. Not One Less (1999)

Not One Less (dok. Imprint Films/Not One Less)

Dari Bhutan, kamu bisa terbang ke China lewat film Not One Less. Film berkutat pada Wei Minzhi, bocah 13 tahun yang merupakan murid tertua di sekolahnya. Selama sebulan ini, ia diminta jadi guru pengganti sementara guru aslinya ada urusan di kota. Namun, pada saat bersamaan, seorang murid yang juga rekan sekelas Wei lama absen. Sesuai tugasnya, Wei pun berusaha mencari tahu keberadaan rekannya itu dan di sinilah sebuah fakta miris tersingkap.

  • Negara: China

  • Pemain: Wei Minzhi, Zhang Huike, Gao Enman

  • Sutradara: Zhang Yimou

4. Children of the Snow Land (2017)

Children of the Snow Land (dok. Tavkovski Films/Children of the Snow Land)

Film dokumenter Nepal satu ini tak kalah provokatif, meski sederhana. Sutradara Zara Balfour dan Marcus Stephenson meramu film ini dengan mengikuti kehidupan beberapa anak asal Nepal yang dikirim orangtuanya ke kota sejak usia belia demi dapat pendidikan layak. Setelah belasan tahun tinggal di kota, untuk pertama kalinya anak-anak ini pulang kampung.

  • Negara: Nepal

  • Pemain: Nima Gurung, Sangpo Lama, Tsering Deki Lama

  • Sutradara: Zara Balfour, Marcus Stephenson

5. To Be and to Have (2002)

To Be and to Have (dok. Films du Losange/To Be and to Have)

Gak hanya negara berkembang, Prancis juga punya sekolah terpencil yang diekspos oleh Nicolas Philibert dalam karyanya yang berjudul To Be and to Have. Film dokumenter tersebut mengikuti keseharian Georges Lopez, seorang guru yang mengajar di sebuah sekolah terpencil di pedesaan Prancis. Seorang diri, Lopez bertugas mengajar 12 murid dari beragam usia dengan perangkat mengajar yang mirisnya terbatas pula.

  • Negara: Prancis

  • Pemain: Georges Lopez, Axel Thouvenin

  • Sutradara: Nicolas Philibert

Ketimpangan akses bukan hanya mitos, ini fakta yang kadang dilupakan pemerintah lewat terobosan pembangunan mereka yang tersentralisasi di perkotaan. Gak heran kalau resiliensi jadi pelajaran utama yang bisa kita petik dari film-film di atas. Tertarik nonton yang mana hari ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team