Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Film Thailand Dibintangi Tu Tontawan yang Harus Kamu Tonton
poster GOHAN (dok. GDH 559/GOHAN)
  • Tu Tontawan, aktris Thailand populer sejak F4 Thailand, makin bersinar lewat peran utama di berbagai film dan menjadi brand ambassador merek ternama seperti Dior dan PUMA.
  • Film terbarunya GOHAN (2026) menampilkan kisah emosional seekor anjing yang mengajarkan makna cinta dan rumah, sementara What's Wrong? (2026) mengangkat drama romansa di balik industri film.
  • How to Make Millions Before Grandma Dies (2024) memperlihatkan sisi hangat hubungan keluarga, sekaligus menegaskan kemampuan akting Tu dalam membawakan karakter penuh emosi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tu Tontawan adalah aktris Thailand yang tenar sejak membintangi drama F4 Thailand: Boys Over Flowers (2021). Ia berhasil memikat hati penggemar berkat perannya sebagai Gorya. Karier Tu pun makin cemerlang secara internasional. Di samping akting, ia dipercaya sebagai brand ambassador untuk merek-merek ternama, di antaranya Dior, PUMA, dan KATE Tokyo.

Tu Tontawan telah membintangi beberapa judul drama dan film Thailand sejak debut pada 2021. Beragam genre drama dan karakter yang diperankan aktris kelahiran 7 November 2000 ini dibawakan dengan akting yang maksimal. Lantas, Tu terlibat di film apa saja? Berikut ulasan mengenai film Thailand dibintangi Tu Tontawan yang harus kamu tonton. Yuk, simak!

1. GOHAN (2026)

poster GOHAN (dok. GDH 559/GOHAN)

GOHAN merupakan film Thailand terbaru dari studio film GDH 559 yang dirilis pada 2 April 2026 di bioskop Thailand dan rilis di lebih dari 40 negara dengan jadwal yang berbeda. Negara yang masuk dalam daftar perilisan GOHAN, di antaranya Laos, Filipina, Taiwan, Myanmar, Vietnam, Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, dan Belanda. Selain aktor dan aktris Thailand, film ini turut dibintangi artis lintas negara sebagai pemerannya.

GOHAN menjadikan Tu Tontawan sebagai pemeran utama. Ini jadi comeback aktris agensi GMMTV itu bersama GDH 559 setelah debut layar lebar di film How to Make Millions Before Grandma Dies (2024). Film ini sendiri digarap oleh produser film How to Make Millions Before Grandma Dies dan sutradara Bad Genius (2017), sehingga kualitasnya gak diragukan. Penonton dibawa menyelami perjalanan anjing bernama Gohan yang bermimpi punya rumah yang hangat sekaligus mengajarkan cinta pada pemilik yang merawatnya.

GOHAN mengangkat manis dan pahitnya kisah seekor anjing selama satu dekade bersama ketiga pemiliknya. Gohan yang merupakan anjing liar bertemu dengan pemilik pertama, Hiro (Yasushi Kitajima). Ia adalah seorang insinyur Jepang yang bekerja di Thailand yang hampir mendekati masa pensiun. Takdir mempertemukan Gohan dengan pemilik kedua, Namcha (Poe Mamhe Thar). Ia adalah seorang imigran asal Myanmar yang merawat dan melindungi Gohan ketika ia berada di tempat penampungan. Di masa tua, Gohan bertemu dengan pemilik ketiga. Mereka adalah Pele (Jaonaay Jinjett) dan Jaidee (Tu Tontawan).

2. What's Wrong? (2026)

poster What's Wrong? (dok. RISER MUSIC/What's Wrong?)

What's Wrong? adalah film pendek yang diadaptasi dari lagu baru Nanon Korapat berjudul sama yang dirilis di kanal YouTube RISER MUSIC pada 1 Mei 2026. Film berdurasi 37 menit ini ditulis oleh A-tis T. Asanachinda dan Surachat Chuenchomsakun. Sementara itu, di samping jadi aktor utama, di film ini Nanon berperan sebagai produser eksekutif. Film yang mengisahkan cinta segitiga ini turut menggaet Tu Tontawan dan Tee Teeradech.

Kisah What's Wrong? dimulai dari Punn (Nanon Korapat), seorang asisten sutradara yang menyukai industri film karena menurutnya, industri film seperti pabrik yang memproduksi momen-momen ajaib atau disebut magic moments. Itu terjadi saat Punn jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Prae (Tu Tontawan) kala datang untuk casting. Ia pun makin dekat dengan Prae sebagai pemeran utama wanita untuk film remake yang tengah digarap perusahaan, yang dipasangkan dengan Best (Tee Teeradech) sebagai pemeran utama pria.

Kedekatan Punn dan Prae menimbulkan skandal karena selama ini Prae dan Best dikenal sebagai pasangan, baik on-screen maupun off-screen. Kejadian ini bikin Prae gak fokus saat syuting. Begitu pula dengan pekerjaan Punn, ia sampai diminta untuk menjaga jarak dengan Prae. Selain cerita romansa, film pendek What's Wrong? seolah menyiratkan bahwa artis punya kehidupan pribadi di balik layar, yang mana penggemar harusnya tahu batasan untuk gak menyebarluaskan privasi sang artis. Terlebih lagi jika berhubungan soal asmara.

3. How to Make Millions Before Grandma Dies (2024)

poster How to Make Millions Before Grandma Dies (dok. GDH 559/How to Make Millions Before Grandma Dies)

Siapa, nih, yang belum nonton How to Make Millions Before Grandma Dies? Film Thailand yang disutradarai Pat Bonnitipat ini mengangkat cerita tentang keluarga, terutama hubungan nenek dan cucunya. Secara keseluruhan, How to Make Millions Before Grandma Dies dikemas dengan alur sederhana. Namun, film ini berhasil mengaduk emosi karena mengingatkan penonton akan pengalaman hidup mereka bersama sang nenek. Di sini, Tu Tontawan diceritakan sebagai Mui, sepupu M yang diperankan Billkin Putthipong.

How to Make Millions Before Grandma Dies terinspirasi dari kisah nyata. Cerita film yang juga dikenal dengan judul Lahnmah ini dimulai ketika M (Billkin Putthipong) melihat kesuksesan Mui (Tu Tontawan) yang punya pendapatan tinggi sebagai perawat lansia, bahkan mendapat warisan ketika orang yang dirawatnya meninggal dunia. M lalu meminta masukan Mui agar ia bisa mengikuti jejak sepupunya. Ia pun memutuskan untuk merawat Mengju (Taew Usha). Namun, nenek yang biasa dipanggil Amah itu tahu maksud M. Seiring waktu, pandangan M mulai berubah, apalagi ketika tahu Amah mengidap kanker.

Hari-hari Amah yang sepi kembali terasa hidup berkat kehadiran M, meski terkadang keluarga Amah berkumpul untuk menyantap makanan dan bermain bersama. Mengunjungi orangtua untuk waktu-waktu tertentu akan terasa berbeda dibandingkan dengan tinggal serumah dan bisa bertemu setiap hari. Namun, Amah pun gak bisa memaksa keadaan karena anak-anaknya sudah tumbuh dewasa, bahkan berkeluarga. Menghabiskan waktu bersama Amah saat dewasa bikin M menyusun kembali ingatan-ingatan masa kecil kala ia bersama Amah. Momen-momen inilah yang bikin penonton tak kuasa menahan air mata.

Film Thailand yang dibintangi Tu Tontawan related dengan kehidupan sehari-hari. Plot yang disajikan menarik karena menceritakan hewan peliharaan dan pemiliknya, terlibat kisah cinta di tempat kerja, dan dinamika dalam keluarga. Di sela jadwalnya yang padat, nama lengkap Tu Tontawan Tantivejakul ini berhasil menamatkan studi Kedokteran Gigi di Chulalongkorn University dan mendapat gelar second class honours kala lulus pada 2025 lalu, lho!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team