poster How to Make Millions Before Grandma Dies (dok. GDH 559/How to Make Millions Before Grandma Dies)
Siapa, nih, yang belum nonton How to Make Millions Before Grandma Dies? Film Thailand yang disutradarai Pat Bonnitipat ini mengangkat cerita tentang keluarga, terutama hubungan nenek dan cucunya. Secara keseluruhan, How to Make Millions Before Grandma Dies dikemas dengan alur sederhana. Namun, film ini berhasil mengaduk emosi karena mengingatkan penonton akan pengalaman hidup mereka bersama sang nenek. Di sini, Tu Tontawan diceritakan sebagai Mui, sepupu M yang diperankan Billkin Putthipong.
How to Make Millions Before Grandma Dies terinspirasi dari kisah nyata. Cerita film yang juga dikenal dengan judul Lahnmah ini dimulai ketika M (Billkin Putthipong) melihat kesuksesan Mui (Tu Tontawan) yang punya pendapatan tinggi sebagai perawat lansia, bahkan mendapat warisan ketika orang yang dirawatnya meninggal dunia. M lalu meminta masukan Mui agar ia bisa mengikuti jejak sepupunya. Ia pun memutuskan untuk merawat Mengju (Taew Usha). Namun, nenek yang biasa dipanggil Amah itu tahu maksud M. Seiring waktu, pandangan M mulai berubah, apalagi ketika tahu Amah mengidap kanker.
Hari-hari Amah yang sepi kembali terasa hidup berkat kehadiran M, meski terkadang keluarga Amah berkumpul untuk menyantap makanan dan bermain bersama. Mengunjungi orangtua untuk waktu-waktu tertentu akan terasa berbeda dibandingkan dengan tinggal serumah dan bisa bertemu setiap hari. Namun, Amah pun gak bisa memaksa keadaan karena anak-anaknya sudah tumbuh dewasa, bahkan berkeluarga. Menghabiskan waktu bersama Amah saat dewasa bikin M menyusun kembali ingatan-ingatan masa kecil kala ia bersama Amah. Momen-momen inilah yang bikin penonton tak kuasa menahan air mata.
Film Thailand yang dibintangi Tu Tontawan related dengan kehidupan sehari-hari. Plot yang disajikan menarik karena menceritakan hewan peliharaan dan pemiliknya, terlibat kisah cinta di tempat kerja, dan dinamika dalam keluarga. Di sela jadwalnya yang padat, nama lengkap Tu Tontawan Tantivejakul ini berhasil menamatkan studi Kedokteran Gigi di Chulalongkorn University dan mendapat gelar second class honours kala lulus pada 2025 lalu, lho!