Horor merupakan salah satu genre film paling populer. Setidaknya berdasarkan data yang dihimpun Statista dari total penghasilan film horor di Amerika Serikat dan Kanada selama 1995–2023. Horor berada di peringkat keempat sebagai genre film dengan penghasilan terbesar, di bawah genre petualangan, aksi, dan drama.
Banyak yang berargumen, popularitas ini berangkat dari kenyataan bahwa film horor merupakan cerminan kekhawatiran dan ketakutan manusia sendiri. Namun, dengan popularitas ini pula, kolam genre horor sempat jenuh. Ditandai dengan kemiripan cerita dan berbagai adegan klise lainnya.
Ini yang mungkin mau tak mau mendorong sineas untuk berinovasi. Sejak akhir 2010-an, film-film horor mulai hadir dengan kedalaman cerita yang beda dari biasanya. Tak hanya modal ngeri dan pelintiran alur yang cerdas, muatan kritik sosial turut disertakan untuk memperkaya karya sinematik mereka. Inilah yang memunculkan genre horor-sosial. Selain kejenuhan pasar, apa sih yang sebenarnya mendasari dan menginspirasi tren film genre horor-sosial? Mari ulik bersama!
