Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gina S. Noer Tegaskan Aku Sebelum Aku Bukan Hanya Film Parenting
Potret Gina S Noer dijumpai usai screening film Aku Sebelum Aku di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
  • Gina S. Noer kembali menyutradarai film berjudul Aku Sebelum Aku yang terinspirasi dari pengalaman pribadinya dan dibintangi oleh sejumlah aktor seperti Ringgo Agus Rahman dan Aming.

  • Ide cerita muncul dari pertanyaan sederhana sang anak tentang asal-usul keluarga, yang membuat Gina menyadari sejarah leluhurnya serta dampak masa perang terhadap pola asuh generasi berikutnya.

  • Gina menegaskan bahwa Aku Sebelum Aku bukan sekadar film parenting, melainkan ajakan untuk mengenal diri lebih dalam dan memutus rantai kekerasan dalam hubungan keluarga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Sineas Gina S. Noer kembali ke bangku sutradara lewat karya film terbarunya berjudul Aku Sebelum Aku. Dalam film kali ini, Gina bekerja sama dengan beberapa pemain seperti Bima Sena, Ringgo Agus Rahman, Prastiwi Dwiarti, Widuri Puteri, sampai Aming.

Bagi Gina, film Aku Sebelum Aku terasa personal karena riset idenya justru berasal dari keluarganya secara langsung. Gak hanya itu, wanita 40 tahun ini juga menegaskan kalau Aku Sebelum Aku ternyata bukan sekadar film parenting saja.

1. Ide cerita Aku Sebelum Aku berasal dari pertanyaan putra Gina S. Noer

Potret Gina S. Noer bersama para cast Aku Sebelum Aku saat press conference di Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Ketika membuka lebih dalam tentang film Aku Sebelum Aku, Gina menjelaskan bahwa ide ceritanya bermula dari pertanyaan sederhana yang dilontarkan sang putra, Akar Randu Furqan alias Bung. Saat itu, Bung menanyakan asal-usul keluarga kepada neneknya yang merupakan ibunda Gina.

Seketika, Gina langsung tersadar kalau ia tidak benar-benar tahu soal sejarah keluarganya. Hingga kemudian istri Salman Aristo itu akhirnya mengetahui beberapa fakta keluarga yang selama ini belum ia ketahui secara detail.

"Ibuku tuh sebagai nenek-nenek umur 80 tahun kayak gak pernah dia mempertanyakan hal itu ke dirinya gitu. Dari pertanyaan itu, membuatku bertanya bahwa aku tuh gak benar-benar tahu soal sejarah keluarga. Aku cuma tahu kayak, 'Oke nih ada kakek-nenek,' gitu," ucapnya dalam press conference film Aku Sebelum Aku di Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

2. Pertanyaan putranya menyadarkan Gina tentang situasi keluarganya dulu

Potret Gina S. Noer bersama para cast Aku Sebelum Aku saat press conference di Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Pertanyaan dari Bung nyatanya gak hanya membuat Gina bertanya soal asal-usul keluarga, tapi juga menyadarkannya pada situasi di mana leluhur keluarganya dibesarkan dulu. Apalagi, masa-masa dulu sempat terjadi perang yang turut memengaruhi bagaimana karakter seseorang.

"Aku sadar kayak, iya ya, kita tuh cuma mikir kayak, 'Aduh bokap gue nyebelin, nyokap gue nyebelin,' tapi gak pernah benar-benar ngeliat bagaimana situasi mereka dibesarkan, harus bertahan hidup, bagaimana Indonesia pada saat itu, bagaimana kolonialisme sebenarnya membentuk hubungan-hubungan kita," ucap Gina.

Gina pun tak memungkiri kerasnya kehidupan di zaman perang pada masa lampau juga dapat memengaruhi cara seseorang dalam mendidik anak. Parahnya lagi, dampak dari kerasnya pola asuh juga dapat terus merambat sampai ke anak-cucu.

"Itu kenapa, ya, perang itu tuh gak boleh ada, penindasan di mana pun gak boleh ada, karena kita pikir efeknya berhenti di situ saja. Padahal ya sampai ke anak-cucu. Itu mental-mental melukai, menindas itu tuh akan terus ada," tambahnya.

3. Gina tegaskan Aku Sebelum Aku bukan cuma film parenting

Potret Gina S Noer dijumpai usai screening film Aku Sebelum Aku di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Meski dalam ceritanya menampilkan kisah anak dan orangtua, Gina sebagai sutradara menegaskan bahwa sejatinya Aku Sebelum Aku bukan cuma sebatas film parenting saja. Menurutnya, ini dapat menjadi film yang membuat seseorang untuk mengenal dirinya lebih baik.

"Aku berharap, aku menonton film ini mungkin gak di usia aku 40. Mungkin seusia Widuri gitu, sehingga mungkin ada banyak sekali kesempatan untuk aku bisa lebih baik lagi, gak hidup dalam survival mode, keluarga bisa lebih menyayangi gitu. Kita bisa memutus rantai-rantai kekerasan yang ada di diri kita," pungkasnya.

Film Aku Sebelum Aku tayang mulai 16 Juli 2026 secara eksklusif di layanan streaming Netflix. Tertarik menontonnya?

Curated For You

Editorial Team

Related Article