Abang Salleh membagikan makanan gratis (youtube.com/Les' Copaque Production)
Entah apa yang membuat sebagian orang berpikiran seperti ini. Padahal, karakter Abang Salleh di serial Upin & Ipin pun tidak pernah menunjukkan perilaku yang menyimpang. Toh, ia masih berpakaian dan bertingkah selayaknya laki-laki pada umumnya. Jadi, seharusnya orangtua tidak perlu khawatir kalau Abang Salleh bakal menjadi figur contoh yang buruk bagi anak-anak.
Kalau soal kepribadian dan gerak-geriknya yang agak feminin, tentu ini hanyalah salah satu poin yang memang sudah melekat pada diri Abang Salleh. Tapi, di luar itu, Abang Salleh sebagai laki-laki pun masih mencontohkan banyak hal baik, mulai dari suka membantu sesama warga Kampung Durian Runtuh, menyumbang uang, ikut berkurban, dan turut memasak serta membagikan makanan kepada warga yang membutuhkan.
Juga, ia adalah contoh karakter laki-laki yang seharusnya diikuti oleh banyak pria di dunia nyata. Bukan berarti harus memiliki mobil dan rumah sendiri sejak usia muda seperti Abang Salleh, karena hal itu adalah sesuatu yang cukup sulit diwujudkan di keadaan ekonomi seperti sekarang. Melainkan, mencontoh hidupnya yang mandiri dan tidak bermalas-malasan.
Ketika hanya melihatnya sekilas, wajar sekali bila beberapa penonton salah paham mengenai karakter Abang Salleh. Ia sebenarnya bukanlah tokoh yang negatif atau memberi pengaruh buruk bagi anak-anak. Justru, ia adalah karakter yang membuat serial Upin & Ipin makin seru dan berwarna. Berkat karakternya yang khas dan kocak, banyak orang jadi terhibur saat menyaksikan tingkah lakunya di serial ini. Semoga kamu dapat memandang karakter Abang Salleh dengan lebih positif, usai membaca artikel ini, ya!