Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Iko Uwais Ungkap Awal Mula Digandeng untuk Garap Koreo Film TYGO
potret Iko Uwais di presscon film Ikatan Darah (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Iko Uwais mengungkap bahwa keterlibatan Uwais Team di film Extraction: TYGO berawal dari rekomendasi langsung produser Chris S. Lee setelah melihat karya koreografi mereka sebelumnya.
  • Dalam sesi media, Iko menyampaikan rasa syukur dan haru karena kesempatan bergabung di proyek internasional ini datang di luar ekspektasinya.
  • Uwais Team, yang dibentuk sejak 2014, kembali dipercaya menangani koreografi aksi untuk film Netflix Extraction: TYGO yang dijadwalkan tayang akhir 2026 dan mengambil lokasi syuting di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Uwais Team kembali beraksi ke panggung global lewat film Extraction: TYGO. Sebelumnya, film spin-off dari waralaba Extraction ini cukup diantisipasi karena dibintangi oleh Ma Dong Seok dan Lisa BLACKPINK.

Meski bukan kali pertama terlibat dalam proyek internasional, kehadiran Uwais Team sebagai pengarah koreografi aksi (action choreographer) di film produksi Netflix ini tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi para penggemar. Penasaran gak bagaimana awal mula kolaborasi ini bisa terwujud? Nah, berikut penjelasan dari Iko Uwais.

1. Iko Uwais ungkap awal mula kolaborasi dengan film Extraction: TYGO, direkomendasikan oleh produsernya langsung

potret Iko Uwais di presscon film Ikatan Darah (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Dalam sesi doorstop bersama awak media di XXI Plaza Senayan pada Rabu (11/3/2026), Iko Uwais menjelaskan bahwa sebenarnya, pemilihan tim dalam sebuah proyek film juga sangat bergantung pada selera atau preferensi dari produser.

Nah, dalam hal ini, Chris S. Lee selaku produser Extraction: TYGO merekomendasikan untuk menggunakan Uwais Team sebagai pengarah koreografi aksi (action choreographer) setelah melihat berbagai koreografi aksi yang pernah mereka tampilkan di sejumlah film sebelumnya.

“Memang kita kebetulan, produsernya pernah ketemu, dan dilihat dari tingkat koreo yang udah pernah mereka lihat, mungkin di film-film yang sudah kita buat, jadi di-mention mungkin dari pihak produser, dari Chris S. Lee, produsernya TYGO,” kata Iko Uwais dalam sesi doorstop peluncuran poster dan trailer film Ikatan Darah.

2. Berkaca-kaca sebut kerja sama ini sebagai kesempatan di luar ekspektasi

potret Iko Uwais di presscon film Ikatan Darah (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Di hadapan awak media yang hadir, Iko Uwais juga mengungkap rasa syukurnya atas kesempatan kolaborasi tersebut. Dengan mata yang tampak berkaca-kaca, suami Audy Item itu mengaku tak menyangka Uwais Team bisa mendapatkan peluang sebesar ini.

Menurutnya, kesempatan untuk terlibat dalam proyek Extraction: TYGO ini merupakan hal yang datang di luar ekspektasinya.

“Ya alhamdulillah kita mendapat kesempatan yang di luar ekspektasi,” lanjutnya.

3. Sekilas tentang Uwais Team dan film Extraction: TYGO

potret Iko Uwais di presscon film Ikatan Darah (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Ini bukan kali pertama bagi Uwais Team terlibat dalam proyek berskala internasional. Kelompok koreografer seni bela diri sekaligus stunt team yang dibentuk oleh Iko Uwais pada saat proses syuting film Beyond Skyline pada 2014 ini pernah menjadi bagian di sejumlah produksi film internasional dan Hollywood, termasuk Mile 22 (2018), Wu Assassins (2019), hingga Stuber (2019).

Uwais Team terdiri dari para praktisi bela diri dan stuntman profesional dari berbagai latar belakang disiplin bela diri, yang bertugas untuk merancang koreografi adegan laga, menjadi pemeran pengganti (stunt double), hingga melatih para aktor agar mampu menampilkan adegan aksi yang realistis sekaligus aman.

Dijadwalkan tayang di Netflix pada akhir 2026, film Extraction: TYGO sendiri sebelumnya juga sempat menjadi sorotan netizen Indonesia karena melakukan proses pengambilan gambar di beberapa lokasi di Indonesia. Di antaranya di kawasan Karst Citatah, area Kota Tua, hingga salah satu kafe hits di Kemang.

Editorial Team