Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jiro Horikoshi
Jiro Horikoshi (instagram.com/ghibliarchives)

Intinya sih...

  • Jiro Horikoshi - insinyur pesawat tempur dari film The Wind Rises

  • Kisah cinta Jiro pada pesawat terbang dan perjuangannya menjadi seorang pendesain pesawat

  • Belajar teknik dan penerbangan di Tokyo, bekerja di Mitsubishi, dan berhasil membuat pesawat luar biasa

  • Mr. Piccolo - mekanik pesawat yang tetap aktif di masa tua dari film Porco Rosso

  • Bergelut dengan mesin sejak usia muda, memperbaiki mesin pesawat milik Porco hingga usia tua

  • Tetap aktif sebagai mekanik di garasi Piccolo S.P.A bersama keluarganya

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Studio Ghibli adalah rumah produksi animasi asal Jepang yang mulai berdiri sejak tahun 1985. Film-film buatan mereka telah dikenal banyak orang dan menjadi film yang tak hanya dinikmati oleh pencinta anime. Film Ghibli tak hanya menarik dari segi visual dan cerita, tapi karakter-karakternya juga cukup mencuri perhatian.

Kebanyakan penonton mungkin hanya mengenal karakter hebat Studio Ghibli yang mampu menggunakan sihir seperti, Yubaba, Howl, atau Haku. Padahal, Studio Ghibli punya banyak karakter lain yang tak kalah hebat dari nama-nama tersebut. Namun, bukan dari segi kemampuan sihir, melainkan kemampuan dalam hal lain. Misalnya tiga karakter yang dibahas pada artikel ini. Mereka adalah karakter yang sangat ahli jika berkaitan dengan mesin dan desain pesawat.

1. Jiro Horikoshi - insinyur pesawat tempur dari film The Wind Rises

Jiro Horikoshi (instagram.com/ghibliarchives)

Kisah cinta Jiro Horikoshi dan Naoko Satomi dalam The Wind Rises (2013) memang banyak mencuri perhatian karena berakhir menyedihkan. Namun, yang tak kalah menarik dibahas adalah kecintaan Jiro pada pesawat terbang. Sejak kecil Jiro bercita-cita menjadi seorang pendesain pesawat dan mengidolakan Caproni, insinyur pesawat dari Italia. Setelah lulus sekolah, Jiro masuk di perguruan tinggi di Tokyo untuk belajar teknik dan penerbangan. Ia kemudian bekerja di perusahaan Mitsubishi dan langsung terlibat dalam proyek pembuatan pesawat tempur. Jiro juga berkesempatan mengunjungi Jerman untuk belajar kemajuan teknis desain pesawat di sana.

Setelah 5 tahun bergabung dengan perusahaan, Jiro pun ditunjuk untuk memimpin sebuah proyek, tapi berakhir gagal karena pesawat tempur yang ia rancang jatuh dan hancur berkeping-keping. Setelah kegagalan tersebut, Jiro kembali dipercaya memimpin proyek lain dan berhasil membuat pesawat tempur 1MF9 yang luar biasa.

2. Mr. Piccolo - mekanik pesawat yang tetap aktif di masa tua dari film Porco Rosso

Mr. Piccolo (kanan) (instagram.com/ghibliarchives)

Mr. Piccolo adalah karakter pendukung yang muncul dalam film Porco Rosso (1992). Ia merupakan teman lama dari si karakter utama, Porco. Kemunculan Mr. Piccolo memang hanya sebagai karakter pendukung, tapi ia punya peran penting dalam memperbaiki mesin pesawat amfibi milik Porco. Mr. Piccolo sendiri sudah lama bergelut dengan mesin, ia bahkan mulai membongkar mesin pada usia 12 tahun. Keahlian Mr. Piccolo yang sudah tidak diragukan lagi inilah yang membuat Porco selalu mempercayakan pesawat miliknya padanya.

Di usianya yang sudah tua, Mr. Piccolo tetap aktif sebagai mekanik. Dalam film sendiri diperlihatkan bangunan bertuliskan Piccolo S.P.A, sebuah garasi yang menjadi tempat Mr. Piccolo menjalankan bisnis perbaikan mesin pesawat amfibi bersama keluarganya.

3. Fio Piccolo - mekanik muda dengan kemampuan luar biasa dari film Porco Rosso

Fio Piccolo (kiri) (instagram.com/ghibliarchives)

Selain Mr. Piccolo, film Porco Rosso juga menampilkan mekanik pesawat andal lainnya yaitu Fio Piccolo. Fio menjadi karakter penting dalam film tersebut dan digambarkan sebagai gadis muda berusia 17 tahun yang sangat menyukai mesin. Kalau kamu bertanya-tanya mengapa nama akhir Fio sama dengan nama Mr. Piccolo, jawabannya adalah karena Mr. Piccolo merupakan kakek dari Fio.

Berbeda dari kerabat perempuan Mr. Piccolo lainnya yang hanya membantu proses penyusunan pesawat, Fio punya peran yang lebih dari itu. Kemampuan Fio juga sudah melampaui anak-anak Mr. Piccolo. Fio lah yang menggantikan peran anak-anak Mr. Piccolo untuk merancang pesawat milik Porco ketika mereka di luar kota. Meski awalnya Fio diragukan oleh Porco karena masih terlalu muda, tapi ia akhirnya bisa membuktikan kemampuannya. Kesungguhan Fio dibuktikan dari dirinya yang rela tak tidur untuk merancang pesawat amfibi Porco. Fio juga rela menemani Porco terbang karena khawatir pesawat tersebut akan mengalami kerusakan.

The Wind Rises dan Porco Rosso adalah dua film yang di dalamnya memang terdapat banyak hal berkaitan dengan pesawat. Jika The Wind Rises menampilkan pesawat tempur, maka Porco Rosso lebih kepada pesawat amfibi. FYI, Hayao Miyazaki adalah sosok yang sangat menyukai hal-hal berbau penerbangan. Maka tak heran jika beberapa filmnya membahas tentang penerbangan itu sendiri, termasuk dengan menghadirkan karakter-karakter hebat yang ahli dalam mesin dan desain pesawat, seperti tiga karakter di atas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team