Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
cuplikan adegan Fantine dalam film Les Miserables
cuplikan adegan Fantine dalam film Les Miserables (dok. Relativity Media/Les Miserables)

Intinya sih...

  • Penyihir Jahat dari Barat hanya muncul 12 menit dalam The Wizard of Oz, padahal perannya penting.

  • Meski terkenal, Darth Vader hanya muncul sebentar dalam trilogi asli Star Wars.

  • Casey Becker membuat film Scream sangat menyeramkan di awal film, meski cuma 12 menit.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Coba, deh, kamu bayangkan apa film favoritmu? Nah, ada gak beberapa karakter atau penampilan yang menonjol dalam film favorit kamu itu. Sayangnya, karakter berpengaruh ini jarang banget muncul dalam frame. Kemunculannya bisa dihitung jari, deh, atau beberapa menit saja. Di balik itu, kehadiran mereka justru punya dampak yang besar di film tersebut.

Entah itu karakter yang mampu melejitkankan karier aktornya, menjadi salah satu adegan paling berkesan dalam film, atau bahkan meraih Oscar untuk peran kecilnya. Jadi gak diragukan lagi bahwa penampilan fenomenal atau karakter yang gak terlupakan ini bisa menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah film, meskipun mereka hanya muncul sebentar. Mulai dari film luar angkasa seperti Star Wars hingga komedi romantis klasik, berikut adalah karakter-karakter film yang hanya memiliki durasi layar yang singkat. Maaf, ya, jika mengandung spoiler!

1. Penyihir Jahat dari Barat hanya muncul 12 menit dalam The Wizard of Oz, padahal perannya penting

cuplikan adegan dalam film The Wizard of Oz (dok. Metro-Goldwyn-Mayer (MGM)/The Wizard of Oz)

The Wicked Witch of the West atau Penyihir Jahat dari Barat adalah salah satu penjahat terbaik dalam sejarah perfilman. Namun, karakter ini jarang banget muncul di layar. Dalam film klasik tahun 1939, The Wizard of Oz, Dorothy (diperankan Judy Garland) terdampar di tanah ajaib Oz saat terjadi tornado, dan secara gak sengaja membunuh adik kesayangan Penyihir Jahat dari Barat, yaitu Penyihir Jahat dari Timur. Jadinya, Dorothy dikejar oleh penyihir tersebut.

Meskipun Penyihir Jahat dari Barat punya beberapa dialog paling terkenal, tapi antagonis utama film ini hanya muncul di layar selama 12 menit. Padahal, karakter ini sangat berpengaruh, lho, dalam film.

2. Meski terkenal, Darth Vader hanya muncul sebentar dalam trilogi asli Star Wars

cuplikan adegan Darth Vader dalam film Star Wars: Episode IV – A New Hope (dok. Lucasfilm Ltd./Star Wars: Episode IV – A New Hope)

Kamu yang gak mengikuti Star Wars pasti kaget saat tahu kalau satu penjahat paling terkenal di Star Wars justru hanya muncul sebentar dalam film. Ayo, bisa nebak gak? Diperkenalkan dalam trilogi Star Wars yang asli, Darth Vader muncul tepat di awal film pertama Star Wars: Episode IV – A New Hope (1977). Ia adalah villain utama dalam trilogi di seluruh tiga film Star Wars.

Darth Vader memimpin Kekaisaran Galaksi (Galactic Empire) dan menebar kehancuran di seluruh galaksi. Namun, terungkap bahwa Darth Vader adalah ayah Luke Skywalker (diperankan Mark Hamill). Ia pun pernah menjadi seorang Jedi bernama Anakin Skywalker yang beralih ke Sisi Gelap.

Darth Vader bukan hanya salah satu karakter paling terkenal di Star Wars, tapi juga dalam sejarah sinematik. Siapa coba yang gak tahu kostumnya? Semua orang pasti pernah lihat meski gak pernah nonton filmnya. Dalam A New Hope, The Empire Strikes Back, dan The Return of the Jedi, Darth Vader hanya muncul sekitar 34 menit. Padahal ketiga film tersebut punya total durasi lebih dari 385 menit, lho.

3. Casey Becker membuat film Scream sangat menyeramkan di awal film, meski cuma 12 menit

cuplikan adegan Casey Becker dalam film Scream (dok. Woods Entertainment/Scream)

Adegan pembuka dapat melambungkan sebuah film menuju kejayaan. Nah, salah satunya adegan legendaris yang hanya berlangsung selama 12 menit dalam film horor klasik Scream (1996) yang ditulis Wes Craven. Casey Becker (yang diperankan Drew Barrymore) menghabiskan malamnya di rumah dengan menonton film. Namun, ia mendapat panggilan telepon misterius dari orang asing yang mengancamnya. Momen ini menegangkan sekaligus penuh teka-teki.

Drew Barrymore dianggap mampu menciptakan ketegangan hanya dengan komunikasi lewat panggilan telepon. Namun ternyata ada fakta menarik, nih. Rupanya Drew Barrymore awalnya gak diminta untuk memerankan karakter Casey, lho. Para produser ingin Drew Barrymore untuk berperan sebagai Sidney Prescott, yang akhirnya jatuh ke tangan aktris Party of Five, Neve Campbell.

Namun, Drew Barrymore meminta untuk memerankan Casey, karena Casey meninggal sebelum film benar-benar dimulai. Pilihan ini ternyata tepat, mengingat Drew Barrymore mampu menciptakan salah satu adegan pembuka film terbaik yang susah buat dilupain.

4. Judi Dench memenangkan Oscar karena berperan sebagai Ratu Elizabeth I yang hanya muncul kurang dari sepuluh menit

cuplikan adegan Ratu Elizabeth I dalam film Shakespeare in Love (dok. The Bedford Falls Company/Shakespeare in Love)

Berperan sebagai tokoh kerajaan di dunia nyata itu butuh kemampuan di atas rata-rata. Namun, bukan berarti gak ada aktor yang bisa berakting luar biasa dalam memerankannya. Misalnya saja Dame Judi Dench, yang berhasil memerankan ratu bersejarah dalam waktu kurang dari sepuluh menit di layar lebar.

Dame Judi Dench berakting dalam film Shakespeare in Love (1998) sebagai Ratu Elizabeth I. Adapun, film ini juga dibintangi Joseph Fiennes yang berperan sebagai Williams Shakespeare, penulis naskah drama terkenal yang sangat mencintai Lady Viola de Lesseps, seorang perempuan yang berasal dari keluarga bangsawan (diperankan Gwyneth Paltrow).

Ratu Elizabeth I sendiri adalah ratu yang berkuasa dari Inggris di era Tudor. Ia merupakan salah satu donatur utama untuk karya Williams Shakespeare. Judi Dench yang berperan sebagai Ratu Elizabeth I hanya muncul di layar selama delapan menit. Namun, penampilannya dianggap sangat luar biasa. Jelas saja, sih, Academy Award memberikan kemenangan untuk Judi Dench sebagai Aktris Pendukung Terbaik. Gak hanya itu, film ini juga memenangkan Oscar untuk Film Terbaik dan Aktris Utama Terbaik untuk Gwyneth Paltrow.

5. Peran Draco Malfoy yang menjadi kunci kejahatan di Hogwarts, cuma muncul 30 menit dari delapan seri Harry Potter

cuplikan adegan Draco Malfoy dalam film Harry Potter and the Sorcerer's Stone (dok. Warner Bros. Pictures/Harry Potter and the Sorcerer's Stone)

Waralaba film Harry Potter yang terdiri dari delapan bagian ini menampilkan banyak villain (penjahat). Mulai dari keluarga Dursley, Pangeran Kegelapan Voldemort yang diperankan oleh Ralph Fiennes, hingga Dolores Umbridge yang diperankan Imelda Staunton. Namun, jika kamu mengikuti sekuel film ini hingga habis, kamu pasti terbayang dengan satu karakter pendendam dan tukang bully bernama Draco Malfoy, yang diperankan oleh Tom Felton.

Draco Malfoy masuk sekolah sihir Hogwarts pada waktu yang sama dengan Harry (diperankan Daniel Radcliffe) dan teman-temannya. Namun, Draco masuk asrama Slytherin yang bisa dibilang jahat. Sampai akhirnya, Draco dan Harry sering berantem, nih, di sekolah. Yap, walaupun si Draco duluan, sih, yang suka ganggu.

Draco Malfoy merupakan salah satu karakter paling gak bisa dilupakan dalam seri Harry Potter. Kamu juga pasti sadar kalau Draco jarang banget muncul dalam film. Dari kedelapan seri film Harry Potter yang kira-kira berdurasi 20 jam, Draco hanya muncul dalam 31 menit, lho. Meskipun begitu, karakter ini sangat penting dalam jalannya cerita Harry Potter, yang nantinya akan menuntun Harry berduel dengan Voldemort.

6. Scarecrow yang diperankan Cillian Murphy membuat penggemar Batman ketakutan hanya dalam delapan menit

cuplikan adegan Scarecrow dalam film Batman Begins (dok. Warner Bros. Pictures/Batman Begins)

Biasanya, villain dalam film superhero itu cukup menonjol. Namun, ada salah satu antagonis utama dalam Batman Begins (2005), yang cuma muncul sebantar di layar. Yap, dia adalah Ra's al Ghul yang diperankan Liam Neeson.

Ra's al Ghul awalnya mentor Bruce Wayne (yang diperankan Christian Bale). Namun, Bruce akhirnya curiga kalau Ra's al Ghul adalah musuhnya. Namun, ada penjahat kedua yang muncul di Batman Begins, dan kehadirannya lebih sedikit dibanding Ra's al Ghul.

Dia adalah Dr. Jonathan Crane yang diperankan Cillian Murphy. Dokter ini menjadi Scarecrow yang jahat dan bahkan bekerja sama dengan Ra's al Ghul. Sayangnya, ia hanya muncul sekitar delapan menit. Namun, karena penampilan Scarecrow yang aneh dengan topengnya itu, kemunculannya yang sebentar justru ngasih kesan yang mendalam bagi penggemar The Dark Knight.

7. Hanya muncul delapan menit, Viola Davis dipuji karena aktingnya

cuplikan adegan Viola Davis dalam film Doubt (dok. Miramax Films/Doubt)

Diadaptasi dari drama John Patrick Shanley dengan judul yang sama, film Doubt yang dirilis pada tahun 2008 ini mengisahkan cerita pelik tentang skandal yang meresahkan di sebuah sekolah dasar Katolik. Meryl Streep memimpin film ini sebagai Suster Aloysius Beauvier, kepala sekolah yang curiga ketika melihat pastor sekolah yang bernama Pastor Brendan Flynn (diperankan Philip Seymour Hoffman), ngasih perhatian khusus kepada satu-satunya siswa kulit hitam bernama Donald Miller (diperankan Joseph Foster). Nah, karena cemas akan Donald Miller, Suster Aloysius dan Suster James (diperankan Amy Adams), mencoba mencari tahu tentang hubungan antara Donald dan Pastor Flynn.

Doubt punya pemeran inti yang sangat minim, tapi jika kamu pernah menonton filmnya, kamu pasti tahu akting memukau dari pemain pendukung Viola Davis, yang punya monolog menggebu dan penuh semangat sebagai ibu Donald, yaitu Nyonya Miller. Meskipun hanya muncul dalam delapan menit, Davis mendapat nominasi Academy Award pertamanya. Ia pun menjadi salah satu aktris Hollywood yang paling terkenal berkat film ini.

8. Karakter yang diperankan Gwyneth Paltrow dalam Contagion punya kesan yang mendalam meski hanya muncul tiga menit di layar kaca

cuplikan adegan Beth Emhoff dalam film Contagion (dok. Participant Media/Contagion)

Film Contagion (2011) karya Steven Soderbergh menampilkan jajaran pemain dengan wajah-wajah terkenal, seperti Matt Damon, Marion Cotillard, Kate Winslet, Jude Law, Laurence Fishburne, dan Bryan Cranston. Namun, salah satu karakter paling penting justru nyaris gak berdialog sama sekali dan muncul sebentar dalam film ini.

Di awal film, Beth Emhoff yang diperankan Gwyneth Paltrow pulang dari Hong Kong untuk keperluan bisnis. Namun, suaminya, Mitch (yang diperankan Matt Damon), bergegas membawanya ke rumah sakit, karena saat tiba di rumah, Beth ditemukan jatuh sakit. Situasi semakin memburuk dan keadaan Beth semakin parah. Para dokter bingung dengan kondisinya, dan ia pun meninggal dunia gak lama setelah itu.

Adegan penting ini menjadi misteri yang melengkapi jalannya cerita film. Meskipun adegan kematian Beth Emhoff merupakan salah satu adegan yang paling mudah diingat dari keseluruhan film, aktris peraih Academy Award ini rupanya hanya muncul selama tiga menit di awal film tersebut.

9. Anne Hathaway berhasil mendalami karakternya di Les Miserables, hanya 12 menit dan memenangkan Oscar

cuplikan adegan Fantine dalam film Les Miserables (dok. Relativity Media/Les Miserables)

Aktris kawakan Anne Hathaway sudah membintangi banyak proyek selama kariernya di dunia akting, dari film remaja seperti The Princess Diaries hingga film superhero seperti The Dark Knight Rises karya Christopher Nolan. Namun, salah satu aktingnya yang gak terlupakan dan dipuji banyak orang justru hadir dalam salah satu peran terkecilnya. Pada tahun 2012, sutradara Tom Hooper yang baru saja meraih kesuksesan berkat The King's Speech, mengadaptasi musikal Broadway legendaris berjudul Les Miserables untuk layar lebar. Ia menghidupkan musikal epik ini tentang Pemberontakan Juni atau Paris 1832 ke dalam film tersebut.

Nah, sebagai bagian dari pemerannya, sang sutradara memilih Anne Hathaway untuk berperan sebagai Fantine. Fantine sendiri merupakan seorang single parents yang hidup di bawah garis kemiskinan dan harus berjuang keras demi memenuhi kebutuhan hidup. Setelah kehilangan pekerjaannya sebagai buruh pabrik karena punya anak di luar nikah, ia terpaksa menjual tubuhnya, demi menghidupi putrinya, Cosette (yang diperankan oleh Amanda Seyfried di bagian akhir film). Sayangnya, Fantine meninggal dunia secara tragis di usianya yang masih muda. Ia pun meninggalkan putrinya sendirian di dunia.

Hebatnya, Anne Hathaway berhasil memerankan karakter ini dengan sempurna. Salah satunya adegan ketika Fantine meninggal, yaitu saat ia membawakan lagu "I Dreamed a Dream." Ia hanya muncul dalam waktu kurang dari 15 menit. Anne Hathaway sendiri berhasil memenangkan Academy Award untuk Aktris Pendukung Terbaik pada tahun 2013.

Karakter kecil dalam sebuah film, memang kadang membekas di hati penontonnya. Kita pasti pernah dibuat sesegukan bahkan kebingungan dengan karakter kecil ini, karena kehadirannya yang cuma sebentar. Meski begitu, karakter ini ngasih banyak pelajaran dan teka-teki untuk akhir cerita.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team