Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Yuji memakan jari Sukuna. (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)
Yuji memakan jari Sukuna. (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)

Setelah Zaman Emas Jujutsu berakhir, angka Penyihir Jujutsu terus menurun drastis. Hingga pada era modern, Penyihir Jujutsu bahkan sudah bisa dibilang sebagai minoritas. Tidak banyak orang yang tahu tentang dunia Jujutsu atau Roh Kutukan.

Sekarang, kebanyakan orang yang menjadi Penyihir Jujutsu biasanya hanya karena mereka lahir di keluarga penyihir. Meski begitu, ada juga beberapa orang yang awalnya hanya manusia biasa, tetapi tidak sengaja menjadi Penyihir Jujutsu karena alasan tertentu. Siapa saja karakternya? Simak ulasan berikut!

1. Yuji Itadori

Yuji Itadori (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)

Sebelum menjadi murid SMA Jujutsu Tokyo, Yuji Itadori benar-benar hanya orang biasa. Yuji memang memiliki kekuatan fisik yang berada di atas rata-rata manusia normal. Namun, dirinya sama sekali tidak tahu apa-apa tentang dunia Jujutsu ataupun Roh Kutukan.

Ketika kakek Yuji, Wasuke Itadori, meninggal, Wasuke meninggalkan pesan yang akan mengubah hidup Yuji untuk selamanya. Sebelum kematiannya, Wasuke berpesan pada Yuji untuk menjadi manusia yang bisa menolong orang sebanyak mungkin. Dengan begitu, ketika nanti Yuji meninggal, dirinya akan dikelilingi oleh orang-orang yang ia cintai dan tidak akan mati sendiri seperti Wasuke.

Tak berselang lama, Yuji tidak sengaja terlibat dalam pertarungan melawan Roh Kutukan bersama Megumi Fushiguro. Mengingat pesan terakhir kakeknya, Yuji akan melakukan apa saja untuk mengalahkan Roh Kutukan tersebut. Hingga akhirnya, Yuji memakan jari Sukuna untuk memenangkan pertarungan.

Meski Yuji berhasil menyelamatkan banyak orang, tetapi Yuji sekarang telah menjadi wadah sang Raja Kutukan. Para petinggi Jujutsu menjatuhi hukuman mati pada Yuji karena mereka takut dengan kebangkitan Sukuna. Namun, Satoru Gojo berhasil menyelamatkan Yuji dari hukuman mati dengan menjadikan Yuji sebagai Penyihir Jujutsu di bawah pengawasannya.

2. Yuta Okkotsu

Yuta Okkotsu (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen 0)

Kasus Yuta Okkotsu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kasus Yuji. Yuta juga awalnya hanyalah manusia biasa yang dibuntuti oleh Roh Kutukan, Rika Orimoto, yang sangat kuat. Karena kekuatan Rika dianggap berbahaya, Yuta juga dijatuhi hukuman mati oleh para petinggi Jujutsu.

Sama seperti Yuji, Yuta juga hanya memiliki dua pilihan: mati atau menjadi Penyihir Jujutsu di bawah pengawasan Gojo. Yuta juga memilih keputusan yang sama, yaitu dirinya memilih untuk menjadi Penyihir Jujutsu. Bukan hanya karena Yuta tidak memiliki pilihan lain untuk bertahan hidup, Yuta juga ingin lebih mengenal Rika.

Setelah belajar di SMA Jujutsu Tokyo, Yuta akhirnya mengerti Rika. Rika sebenarnya tidak muncul begitu saja, tetapi Yuta yang mengubah Rika menjadi Roh Kutukan. Yuta tidak bisa menerima kematian Rika, sehingga dirinya secara tidak sengaja mengubah Rika menjadi monster mengerikan.

Meski Yuta tidak sengaja terseret ke dalam dunia Jujutsu, tetapi Yuta ternyata memiliki potensi besar sebagai Penyihir Jujutsu. Terbukti, dirinya berada di level yang sama dengan Gojo sebagai Penyihir Jujutsu Kelas Khusus. Tak hanya itu, secara garis keturunan, Yuta juga ternyata merupakan saudara jauh Gojo.

3. Junpei Yoshino

Junpei Yoshino (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)

Berbeda dengan Yuji dan Yuta, Junpei Yoshino memang tidak pernah menjadi Penyihir Jujutsu secara resmi. Meski begitu, Junpei tetap bisa dibilang sebagai Penyihir Jujutsu karena dirinya bisa menggunakan teknik kutukan. Hidup sebagai anak broken home, Junpei sebelumnya adalah korban perundungan.

Memiliki jiwa yang rapuh, Mahito melihat Junpei sebagai subjek eksperimen yang sempurna. Mahito kemudian datang sebagai penyelamat palsu dengan memberikan Junpei kekuatan untuk membalas orang-orang yang merundungnya. Di balik itu, Mahito sebenarnya hanya ingin memanipulasi Junpei.

Bagi Mahito, Junpei tidak lebih dari sekadar umpan untuk memancing Yuji. Mahito sengaja membuat Yuji membangun ikatan persahabatan dengan Junpei. Ketika Yuji mulai memiliki ikatan yang kuat dengan Junpei, maka Mahito akan langsung membunuh Junpei dengan cara yang kejam.

Hal tersebut sengaja dilakukan oleh Mahito untuk menghancurkan mental Yuji. Pasalnya, Mahito membunuh Junpei dengan mengubahnya menjadi monster menggunakan Idle Transfiguration. Mahito kemudian membuat Junpei menyerang Yuji dan akhirnya membiarkan Junpei mati di hadapan Yuji.

Ketiga karakter di atas sebenarnya tidak pernah berniat untuk menjadi Penyihir Jujutsu. Namun, keadaan yang memaksa mereka untuk memasuki dunia Jujutsu yang kejam. Jadi, bagaimana menurutmu tentang ketiga karakter di atas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team