Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Artis ikutan tren throwback 2016
Artis ikutan tren throwback 2016 (Instagram.com/raisa6690 | Instagram.com/dualipa | Instagram.com/jenissante)

"2016 The Last Good Year!"

2026 sudah berjalan lebih dari 20 hari, tapi kenangan di tahun-tahun sebelumnya masih terpatri di ingatan semua orang. Uniknya, alih-alih membahas setahun sebelumnya, orang-orang dari berbagai kalangan tampak sangat fokus membahas tentang 2016. Termasuk segala kejadian memorable di 2016 yang menyisakan memori indah dan manis. Sampai-sampai muncul sebutan"The Last Good Year" atau "Tahun Baik yang Terakhir."

Sepanjang minggu, FYP (For Your Page), beranda, hingga timeline saya dipenuhi orang-orang yang throwback momen bahagia mereka pada tahun 2016. Merasa relate dengan tren ini, tak sedikit artis Indonesia hingga dunia yang ikut membagikan momen throwback mereka. Sebenarnya apa yang terjadi di tahun 2016 sehingga orang-orang justru susah move on darinya pada 2026? Simak selengkapnya!

1. Banyak orang yang mengenang 2016 sebagai tahun terbaik mereka

Taylor Swif best nine di 2016 (Instagram.com/taylorswift)

Bukan semata-mata mengenang 10 tahun yang lalu, sentimen dan bahasan tentang 2016 awalnya berasal dari media dan netizen Amerika Serikat. Suasana satu dekade yang lalu dianggap jauh berbeda dari masa kini.

Harpers Bazaar bahkan mencetuskan 2016 sebagai The Last Good Year atau 'tahun baik terakhir yang pernah ada.' Pasalnya, di Amerika Serikat iklim politik masih cenderung adem. Pada 2016, Donald Trump baru terpilih sehingga ia belum menjabat dan mencetuskan kebijakan-kebijakan yang dianggap memicu krisis ekonomi, sosial, dan politik yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan dan berdampak besar hingga 2026

Pen Pineapple Apple Pen (YouTube.com/Ultra Records)

Pada 2016, meski media sosial sudah mulai marak, tapi lini masa tiap orang belum terlalu dikendalikan oleh algoritma dan terasa otentik. Banyak tren-tren bagus yang bermunculan, tapi diikuti oleh netizen murni untuk bersenang-senang. Bukan sarana meningkatkan engagement dan meraup uang seperti sekarang. Kamu masih ingat dengan tren PPAP (Pen Pineapple Apple Pen), kan? Pernah ngikutin gerakannya?

Bisa dibilang, perasaan-perasaan ini juga dihadapi oleh Millenial dan Gen Z di negara lain, termasuk Indonesia. Pasalnya usai 10 tahun berlalu, mereka kini sudah dihadapkan dengan quarter life crisis, kerasnya dunia pekerjaan, tantangan ekonomi, hingga diskursus politik.

Bagi saya yang kala itu baru berusia 20 tahun, 2016 terasa lebih menyenangkan, penuh tantangan, tapi tetap guyub. Tahun 2016 semakin menyenangkan, karena orang-orang di sekitar saya tidak fokus mencari validasi di media sosial dan lebih banyak berbaur di dunia nyata. Segalanya terasa lebih simple and fun!

2. Gak cuma orang biasa, tapi seleb Indonesia hingga dunia juga ikut mengenang 2016 sebagai tahun bahagia

Artis ikutan tren throwback 2016 (Instagram.com/raisa6690 | Instagram.com/dualipa | Instagram.com/jenissante)

Bagaimana sih cara orang-orang mengenang 2016 sebagai The Last Good Year? Yap, mengunggah momen throwback mereka sepanjang tahun 2016 di media sosial, khususnya Instagram.

Tren ini gak cuma diikuti oleh netizen, tapi juga selebriti di seluruh dunia, termasuk Indonesia lho. Raisa mendeskripsikan 2016 sebagai handmade era sembari mengunggah foto-fotonya saat sedang manggung hingga selfie bersama Isyana Sarasvati. Sementara itu, Enzy Storia membagikan foto-foto penuh ekspresi dengan tone warna dominan warm yang menambah kesan nostalgia. Sedangkan Febby Rastanty mengunggah foto-fotonya yang identik dengan poni tengah.

Bergeser ke Hollywood, tren ini juga dimanfaatkan para selebriti untuk mengenang 2016 mereka. Jessica Alba membagikan foto dalam balutan kemeja dan jins putih belel. Di sisi lain, Billie Eilish justru tampil lebih gloomy dengan foto berwarna hitam putih. Sedangkan Dua Lipa mengunggah fotonya yang memakai outfit serba hitam lengkap dengan stocking jaring-jaring tebal.

Uniknya, Joy RED VELVET juga membagikan foto 10 tahun lalu, tapi bersama dengan NCT Dream di aplikasi bubble. Tidak hanya itu, Yunjin LE SSERAFIM pun turut mengunggah foto-fotonya saat masih sekolah.

3. Di Indonesia sendiri, banyak kejadian memorable yang gak kalah menarik

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 dan BLACKPINK (Instagram.com/falconpictures_ | Instagram.com/blackpinkofficial)

Di Indonesia sendiri, 2016 menjadi tahun yang penuh tren dan menyenangkan. Banyak selebriti dan tokoh penting yang memulai karier mereka, seperti debut pembalap Rio Haryanto hingga munculnya Awkarin dan Young Lex.

Sementara itu, kesuksesan KKN di Desa Penari (2022), Agak Laen (2024), Jumbo (2025), dan Agak Laen: Menyala Pantiku! (2025) sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa sudah lebih dulu dirayakan oleh Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss: Part 1 (2016). Bangkitnya box office Indonesia ini dirayakan para sineas, lantaran kala itu film dengan penonton terbanyak masih dimiliki oleh Laskar Pelangi (2008). Bahkan total penonton maksimal yang menyaksikan di bioskop kala itu hanya mencapai 4.719.453 saja.

Meski Hallyu atau gelombang Korea tidak semasif saat ini, 2016 menjadi tahun penuh berkah, karena melahirkan grup-grup raksasa, seperti BLACKPINK, NCT, dan I.O.I. Tidak hanya itu, sosok Harley Queen dan Joker juga mulai digandrungi khalayak usai Suicide Squid rilis pada tahun 2016.

Tren throwback 2016 bukan hanya sekadar ajang membagikan foto lawas, tapi pengingat bahwa masa itu penuh dengan kejadian memorable. Apakah kamu setuju kalau 2016 menjadi The Last Good Year?

Editorial Team