Penonton sering merasa gelisah ketika film horor berakhir tanpa jawaban jelas. Ketidakpastian itu menciptakan sensasi takut yang bertahan lebih lama dari durasi film. Rasa penasaran membuat banyak orang terus memikirkan apa yang sebenarnya terjadi setelah layar menjadi gelap.
Kebiasaan ini bukan tanpa sengaja, melainkan strategi yang sering dipakai dalam genre horor modern. Open ending mampu menanamkan jejak emosional yang sulit hilang dari benak penonton. Teknik ini menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman horor yang lebih dalam dan lebih personal. Bagaimana bisa open ending efektif dalam menambah keseraman pada film horor? Mari, kita bahas dengan lengkap!
