Paapa Essiedu sebagai Severus Snape dalam serial Harry Potter and the Philosopher's Stone (dok. HBO Max/Harry Potter and the Philosopher's Stone)
Salah satu alasan kuat beberapa penggemar memprotes pemilihan Paapa Essiedu adalah karena penampilannya sebagai Professor Severus Snape dianggap berbeda dari deskripsi karakter yang digambarkan di buku karya J. K. Rowling. Dalam novel, Snape digambarkan "berkulit pucat, berambut hitam panjang berminyak, serta memiliki hidung yang melengkung dan aura dingin yang khas." Namun, di trailer HBO, penampilan Paapa Essiedu dinilai tidak akurat, terutama jika dilihat dari warna kulit.
Meski begitu, tak sedikit juga penggemar yang membela bahwa buku tidak pernah secara eksplisit menyebut ras Snape sebagai putih. Oleh karena itu, menurut mereka, aktor mana pun berhak untuk memerankan karakter tersebut selama mampu menghadirkan akting yang layak.
Gak cuma soal visual, perdebatan tentang pemilihan Essiedu juga meluas karena dianggap sebagai bentuk woke culture yang memaksakan keberagaman. Hal ini pun kemudian menimbulkan ketegangan antara penggemar yang ingin setia pada buku dan mereka yang terbuka terhadap reinterpretasi modern.