Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kak Seto
Kak Seto (instagram.com/kaksetosahabatanak | dok. Aurelie Moeremans/Broken Strings)

Buku Broken Strings masih terus menjadi perbincangan hangat di media sosial. Usai ramai diperbincangkan, banyak warganet yang mulai mencari jejak digital tentang perjalanan kasus pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti.

Belakangan ini, nama Kak Seto juga turut terseret dalam perbincangan mengenai kasus ini. Warganet menyoroti dugaan ketidakberhasilan Kak Seto menjembatani komunikasi antara keluarga Aurelie dan Roby.

1. Orangtua Aurelie sempat menemui Kak Seto

Kak Seto (instagram.com/kaksetosahabatanak)

Ketika peristiwa hubungan tidak sehat antara Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti tersebut terjadi, ibunda Aurelie tercatat sempat membawa kasus ini ke Komisi Perlindungan Anak, Komnas Anak dan Kak Seto. Ibunda Aurelie, Sri Sunarti, mendatangi mereka untuk curhat mencoba mendapatkan bantuan untuk menyelamatkan anaknya.

Namun ketika itu, ayah Aurelie, Jean Marc, mengaku merasa kecewa karena laporannya itu dianggap tidak mendapat tindak lanjut yang jelas. Kak Seto dinilai gagal berperan aktif untuk menyelamatkan Aurelie. Menurut wawancara ayah Aurelie dengan media pada kala itu, ia bahkan telah mengirimkan surel kepada Kak Seto. Namun, orang tua Aurelie merasa tidak ada tindakan dari pihak-pihak tersebut.

2. Kak Seto: Kami sudah berupaya semaksimal mungkin

Kak Seto (instagram.com/kaksetosahabatanak)

Setelah tudingan tersebut kembali viral di media sosial, Kak Seto akhirnya buka suara. Lewat unggahan Instagram Story pada Selasa (14/1/2026), Kak Seto mengaku telah berusaha semaksimal mungkin ketika menangani kasus Aurelie ketika itu.

"Mohon kepada sahabat semua, kiranya dapat menyikapi kembali pemberitaan terkait kasus tersebut dengan kepala dingin dan hati yang jernih tanpa melintir fakta ke arah yang keliru. Pada masanya, kami telah berupaya semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan tanggung jawab kami saat itu," jelas Kak Seto.

3. Kak Seto tak ingin kisah masa lalu Aurelie jadi ajang menuduh dan fitnah

Kak Seto dan Aurelie Moeremans (instagram.com/kaksetosahabatanak | instagram.com/aurelie)

Lebih lanjut, Kak Seto menyayangkan ketika kisah masa lalu Aurelie ini diangkat kembali, namun jadi tempat saling menuduh dan melempar fitnah.

"Apabila di tahun 2026 ini ada pihak yang kembali mengangkat kasus tahun 2010 tersebut, kiranya hal itu tidak dijadikan ruang untuk saling menuduh, memfitnah, menyerang secara personal, atau mengubah makna fakta yang sebenarnya," kata Kak Seto.

Kak Seto justru menuliskan pesan kepada semua pihak yang terlibat untuk berdamai dengan masa lalu.

"Kami berharap semua pihak yang pernah terlibat dapat terus pulih, berdamai dengan masa lalu, dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan," tutupnya.

Nama Kak Seto ikut viral setelah jejak digital pernyataan orangtua Aurelie pada 2010 lalu, menilai bahwa Kak Seto, Komnas Anak dan KPAI tidak proaktif membantu.

Editorial Team