Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Mackenyu Makin Cocok Jadi Zoro di Live Action One Piece S2?
Mackenyu sebagai Zoro di One Piece live-action (dok. Netflix)
  • Mackenyu semakin cocok memerankan Roronoa Zoro di One Piece Season 2 karena ia adalah fans sejati yang berusaha menjaga keaslian karakter sesuai versi manga karya Eiichiro Oda.
  • Bekal bela diri sejak kecil membuat Mackenyu tampil natural dalam adegan pertarungan, termasuk saat menumbangkan 100 figuran sungguhan hanya dalam enam jam syuting.
  • Kedisiplinan dan kepribadian Mackenyu yang mirip dengan Zoro, ditambah latihan intens pedang serta bimbingan langsung dari Eiichiro Oda, menjadikannya makin menyatu dengan karakter tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kalau ada satu casting di live-action One Piece Season 2 yang hampir semua fans sepakat keakuratannya dengan di sumber manga asli, itu sudah pasti Mackenyu yang perankan Roronoa Zoro. Di musim debut sudah cocok banget, lalu jadi makin sempurna lagi ketika musim keduanya sudah tayang. Jadi susah membayangkan Zoro diperankan sama aktor lain selain Mackenyu.

Ternyata bukan cuma tampilan visualnya aja yang mirip, Mackenyu berusaha keras bisa menyamai Zoro sesuai apa yang digambarkan oleh Eiichiro Oda di manga One Piece. Ada beberapa faktor yang bikin Mackenyu terasa makin cocok perankan Zoro di One Piece Season 2. Coba kita bedah, mungkin kamu bakal setuju juga.

1. Mackenyu benar-benar fans garis keras One Piece sejak lama

Mackenyu sebagai Zoro di One Piece live-action (dok. Netflix)

Jawaban untuk pertanyaan soal kenapa Mackenyu cocok banget peranin karakter Zoro, bisa dimulai dari yang simpel, yaitu karena Mackenyu memang fans One Piece. Dia bukan cuma seorang aktor yang dikasih peran sama sutradara, tapi sudah jadi penggemar seri karya Oda bahkan sejak kecil.

Kecintaannya terhadap karya One Piece terus dipupuk bahkan hingga sekarang. Dalam wawancara bersama majalah Augustman, Mackenyu mengaku benar-benar mencoba memahami karakter Zoro dari skrip live action yang ia terima, dan membandingkannya dengan di manga aslinya.

Aktor asal Jepang ini mengaku benar-benar gak mau mengubah persona Zoro, meskipun ada perbedaan dan penyesuaian di narasi skrip versi live-action. Oleh karena itu, Mackenyu berusaha keras untuk mempertahankan karakter Zoro, membawa karakter versi manga ke adaptasi live-action se-original mungkin.

"Aku fans berat One Piece, aku suka Zoro. Aku gak mau mengubahnya. Aku mau tetap setiap ke manga, tapi naskah serialnya memang berbeda. Aku meluangkan waktu untuk benar-benar mendalami seperti apa sosok Zoro di manga dan memberikan yang terbaik untuk mewujudkan hal itu," kata Mackenyu dalam wawancara pada Januari 2024 lalu.

2. Punya latar belakang keahlian bela diri

Mackenyu Arata (instaram.com/mackenyu)

Zoro bisa dibilang merupakan karakter yang paling jago untuk urusan pertarungan jarak dekat di One Piece. Tipe pertarungan seperti itu membutuhkan fisik dan bekal keahlian bela diri yang mumpuni, supaya bisa benar-benar mirip dengan aslinya. Beruntungnya, Mackenyu sudah mengantongi bekal itu sejak awal.

Mackenyu sudah belajar ilmu bela diri bahkan sejak kecil. Gak perlu heran, karena dia memang anak dari aktor sekaligus seniman bela drii asal Jepang bernama Sonny Chiba. Jadi, Mackenyu memang sudah diperkenalkan dunia itu oleh sang ayah sejak usia dini. Salah satu kemampuan yang dikuasai adalah Kyokushin Karate, ia pernah meraih prestasi dalam kompetisi nasional di Amerika Serikat pada bidang tersebut. Makanya kalau di tiap adegan action, gerakan-gerakan yang ditunjukkan Mackenyu terlihat sangat natural dan gak kaku sama sekali.

Pada musim kedua ini, salah satu adegan action Zoro yang jadi sorotan adalah ketika ia mengalahkan 100 keroco Baroque Works di Cactus Island. Fun fact yang sudah dikonfirmasi oleh sang aktor, Mackenyu benar-benar syuting dengan menumbangkan 100 figuran beneran. Untuk koreografi pertarungan berdurasi 15 menit itu, Mackenyu mengaku 'cuma' menghabiskan waktu syuting selama enam jam saja. Kalau gak punya kapasitas dasar bela diri, hal ini gak mungkin dicapai.

"Aku benar-benar melakukannya. Aku bilang kalau harus beneran 100 orang, fans pasti menghitungnya. Butuh waktu enam jam untuk syuting keseluruhan sequence tersebut. Itu adalah upaya besar buat aku, tapi worth it," ungkapnya kepada IGN pada 12 Maret 2026.

3. Koneksi kepribadiannya yang sudah nyatu sama Zoro

Mackenyu sebagai Zoro di One Piece live-action (dok. Netflix)

Nah, yang ini banyak juga dibahas sama fans di media sosial. Jadi, mereka menemukan banyak kesamaan kepribadian asli Mackenyu dan Zoro One Piece. Banyak yang bilang kalau Mackenyu itu punya aura yang cool, serius, tapi kadang suka lawak. Buat yang sudah ngikutin One Piece dari lama, pasti notice juga kalau Zoro di manga itu suka ketiduran di mana aja kalau lagi gak latihan atau bertarung. Gak tahu kebetulan atau tidak, tapi 'skill' ini juga dimiliki sama Mackenyu, lho. Di beberapa foto BTS syuting One Peace Season 2, sang aktor beberapa kali terpotret suka ketiduran pas lagi jeda syuting. Kayaknya memang kepribadiannya Zoro sudah masuk banget ke Mackenyu, nih.

Kali ini yang versi serius, yaitu soal kedisiplinan. Zoro di manga terkenal karena karakternya obsesif pada pedang. Latihan menguasai teknik pedang selalu dipentingkan. Tiada hari tanpa latihan. Gak latihan kalau pas ketiduran doang, sih.

Begitu juga yang ditunjukkan oleh Mackenyu. Untuk menyempurnakan persiapan perannya sebagai Zoro, Mackenyu telah banyak dilaporkan menjalani latihan menguasai pedang secara intens. Selain itu untuk musim kedua ini, aktor berdarah campuran Jepang-Amerika Serikat ini menambah lagi porsi latihan fisiknya. Hasilnya kelihatan kalau tubuhnya makin bulky, mencerminkan sosok Zoro yang makin kuat daripada musim pertama. Yang gak kalah penting, ia juga intens melatih menghapal koreografi pertarungan. Mackenyu kadang bisa menghapalnya dengan waktu singkat, padahal koreografinya rumit.

Selain karena kerja keras, keberhasilan Mackenyu memerankan Zoro di One Piece live-action juga tak terlepas dari bantuan yang diberikan langsung oleh Eiichiro Oda. Mackenyu mengaku sering menanyakan langsung soal detail karakter Zoro kepada sang kreator. Pada 2024 lalu, Oda bahkan disebut memuji totalitas Mackenyu. Ia bahkan sering mengulan suara Mackenyu ketika menjadi Zoro saat menggambar chapter terbaru manga One Piece.

Editorial Team