Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bukan Lagi CD, Sertifikasi Platinum Kini Pakai Data Streaming Musik
Potret Ndarboy Genk raih sertifikasi platinum di Mabes Balker Baru, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (12/5/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

  • Sertifikasi platinum kini dihitung berdasarkan pendapatan dari jumlah streaming, menggantikan sistem lama yang berbasis penjualan fisik, dengan acuan benchmark dari ASIRI.
  • Musisi dapat memantau pencapaian karyanya menuju platinum lewat data streaming yang transparan dan mudah diakses, seperti yang dialami Ndarboy Genk dengan lagu populernya.
  • Platinum tetap dianggap penting sebagai bentuk apresiasi atas karya musisi sekaligus menjadi motivasi bagi seniman lain untuk terus berkarya secara konsisten dan autentik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times – Dalam dunia musik, sertifikasi platinum selama ini telah dikenal sebagai salah satu pencapaian bergengsi bagi seorang musisi atau penyanyi. Penghargaan tersebut menjadi penanda kalau sebuah karya berhasil diterima luas oleh publik.

Seiring berkembangnya industri musik, sistem sertifikasi platinum pun ikut mengalami perubahan. Lantas, bagaimana sebenarnya sistem pemberian platinum di era sekarang dan apakah penghargaan tersebut masih relevan bagi musisi?

1. Believe membagikan sertifikasi platinum berdasarkan jumlah streaming

Potret Ndarboy Genk menerima penghargaan platinum di Markas Balker Baru, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (12/5/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Ririe Cholid selaku Head of Artist Services Indonesia, yang mewakili Believe, menjelaskan, sistem sertifikasi platinum zaman sekarang sudah berbeda. Bila dulu platinum dihitung berdasarkan penjualan fisik, maka sekarang penghitungannya disesuaikan pada pendapatan yang diraih artis berdasarkan angka streaming dari lagu maupun album.

Pihaknya pun mengaku telah mengikuti benchmark yang ditetapkan ASIRI (Asosiasi Industri Rekaman Indonesia) dalam pemberian sertifikasi platinum kepada artis yang berada di bawah naungannya. Namun sayangnya, perusahaan musik ini enggan menyebut angka benchmark tersebut.

"Indonesia punya benchmark sendiri, sudah disesuaikan dengan benchmark-nya. Jadi kita mengikuti benchmark yang ada di industri musik Indonesia. Platinum award berdasarkan jumlah streaming," ujar Ririe kepada IDN Times di Mabes Balker Baru, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Selasa (12/5/2026).

2. Musisi bisa ikut pantau pencapaian karya menuju platinum lewat data streaming

Potret Ririe Cholid usai wawancara eksklusif di Mabes Balker Baru, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (12/5/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Menurut Ririe, penghitungan data streaming untuk sertifikasi platinum sama mudahnya dengan penjualan CD di masa lalu. Apalagi, data tersebut dapat diakses para musisi dengan mudah sehingga mereka bisa mengetahui secara langsung sejauh mana angka streaming yang telah berhasil diraih.

"Sebetulnya sama-sama mudah dihitungnya, karena baik itu label rekaman atau partner-nya label rekaman seperti Believe, kita memang punya datanya juga. Datanya transparan, artis kami juga bisa mengakses data tersebut dan data itu clear untuk tahu, 'Oh ini tuh benchmark-nya udah sampai mana'," imbuhnya.

Ndarboy Genk menjadi musisi asal Bantul terbaru yang mendapatkan sertifikasi platinum dari Believe untuk lagu "Mendung Tanpo Udan" 1x platinum dan "Koyo Jogja Istimewa" 3x platinum. Sebelumnya, mereka juga telah memberikan platinum kepada beberapa artis lain, seperti Hindia, Yura Yunita, Sal Priadi, Idgitaf, Feast., sampai Nadhif Basalamah.

"Mungkin ini sebenarnya baru kami terapkan pembagian platinum awards itu tahun lalu setelah memang ada penjelasan clear. Baru akhirnya kami terapkan untuk beberapa artis kami yang memang sudah tercapai," ucap Ririe.

FYI, saat artikel ini ditulis, "Mendung Tanpo Udan" diputar sebanyak 67 juta kali di Spotify dan 104 juta kali untuk MV di YouTube.

3. Selain untuk menghargai karya, platinum juga bisa jadi motivasi musisi lain

Potret Ndarboy Genk raih sertifikasi platinum di Mabes Balker Baru, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (12/5/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Di tengah perkembangan industri musik yang terjadi sekarang, Ririe merasa sertifikasi platinum masih memiliki arti penting bagi musisi. Menurutnya, platinum bisa menjadi bentuk penghargaan yang diberikan kepada musisi atas karya lagu maupun album yang berhasil diterima banyak orang. Apalagi, ia pun tak menampik betapa sulitnya bagi musisi untuk mencapai angka streaming yang besar saat ini.

"Menurut kami (platinum) itu penting. Satu, pasti untuk memvalidasi karyanya mereka. Kita menghargai karya mereka yang akhirnya bisa diterima oleh banyak masyarakat. Hari gini gak mudah untuk bisa mencapai angka (streaming) sebesar itu. Jadi kami pengin menghargai artisnya dan siapa pun orang di balik karyanya," ucap Ririe.

Gak hanya bagi musisi itu sendiri, Ririe juga menilai bahwa sertifikasi platinum dapat menjadi suntikan penyemangat bagi musisi lain agar mereka bisa terus termotivasi untuk konsisten dan lebih autentik dalam menghasilkan karya agar nantinya bisa mendapatkan penghargaan yang sama.

"Ini juga bisa jadi penyemangat untuk musisi lain, kalau bisa lho nyampe segini. Nyampe karya-karya musisi ini. Untuk kasih lihat mereka-mereka ini dengan konsistensinya mereka, dengan autentik karyanya mereka, itu sebetulnya bisa menginspirasi banyak orang juga, banyak musisi lain," pungkasnya.

Editorial Team