potret Fanny Kondoh (CURHAT BANG Denny Sumargo)
Melalui tayangan podcast di kanal YouTube Denny Sumargo, Fanny Kondoh menceritakan mulai aktif menjadi kreator konten sejak 2020. Saat itu, kontennya tentang aksi sedekah di tengah pandemik COVID-19 disambut hangat oleh netizen.
Menyadari aksi sederhananya merupakan syiar kebaikan, Fanny pun mengajak sang suami, Hajime Kondoh atau Papa Udon, yang sedang berjuang melawan kanker untuk terlibat langsung.
“Terus dia rutin melakukan itu dan karena dia in frame, jadi orang kayak, ‘Oh, orang Jepang, mualaf, sedekah, dan pada saat itu orang gak tahu kalau suamiku cancer,” kata Fanny.
Papa Udon sendiri merupakan mantan presiden direktur restoran udon ternama. Fanny menceritakan bahwa mereka pertama kali bertemu pada 2015. Saat itu, Fanny bekerja sebagai kasir di salah satu cabang di Semarang, sementara Papa Udon masih menjabat sebagai General Manager.
“Pas pertama kali berjabat tangan, aku sudah ngebatin dia pasti akan menjadi suamiku,” cerita Fanny Kondoh sambil tersenyum manis.
Fanny menceritakan bahwa sejak saat itu, ia terus berusaha mendekati Papa Udon yang ternyata sudah berstatus duda anak tiga dan lebih tua 25 tahun darinya. Akhirnya, cintanya pun berbalas dan keduanya menikah pada 2017. Sebelum menikah, Papa Udon telah memantapkan dirinya menjadi seorang mualaf.
“Dia beli buku, dia beli Alquran. Dia beli buku bahasa Jepang tapi tentang Rasulullah,” Fanny mengungkap keseriusan mendiang suaminya masuk Islam.