Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Irfan Hakim
Irfan Hakim (instagram.com/irfanhakim75)

Nama Irfan Hakim ikut terseret dalam kontroversi kasus Denada. Baru-baru ini, ia mendapat kritikan publik akibat klip wawancaranya dengan Hotman Paris.

Dalam potongan wawancara di acara For Your Pagi, Irfan Hakim menanyakan permasalahan Ressa yang setelah 24 tahun baru mencari pengakuan ibunya. Usai klip tersebut viral, Irfan Hakim dituduh tidak netral dan membela pihak Denada.

1. Wawancara Irfan Hakim dan Hotman Paris dilakukan lebih dulu sebelum Ressa tampil di podcast Denny Sumargo

Irfan Hakim (instagram.com/irfanhakim75)

Mengunggah video klarifikasi pada Jumat (30/1/2026), Irfan Hakim menjelaskan bahwa pertanyaan wawancaranya dengan Hotman paris di-framing negatif, seakan-akan wawancaranya dilakukan setelah Ressa muncul dan menjelaskan kronologi permasalahan menurut pihaknya di podcast Denny Sumargo.

Irfan kemudian meluruskan bahwa wawancara tersebut dilakukan jauh hari sebelum podcast Ressa diunggah, yaitu pada 20 Januari 2026 atau sepekan sebelum Ressa muncul di podcast Denny Sumargo. Sehingga menurut Irfan, ketika itu belum ada penjelasan panjang lebar dari sisi Ressa.

"Itu tidak seperti yang dibayangkan. Pasti orang mikirnya gue bertanya ke Bang Hotman, mengenai usia 24 tahun kenapa baru bertanya tentang hak anak kepada ibunya, dipikirnya itu ditanyakan setelah podcast Densu. Saat itu di tanggal 20 Januari, belum ada statement jelas dari kedua belah pihak," kata Irfan Hakim.

2. Irfan mengangkat pertanyaan yang banyak ditanyakan oleh publik

Irfan Hakim (instagram.com/irfanhakim75)

Soal pertanyaan yang bikin ia dituduh memihak ke Denada, Irfan Hakim mengaku memilih pertanyaan itu berangkat dari banyaknya pertanyaan serupa yang ada di media sosial. Sehingga, Irfan ingin pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Hotman Paris yang menguasai bidang hukum, berharap publik juga terjawab dengan rasa penasarannya.

"Di tanggal 20 Januari, komentar orang-orang saat itu masih bertanya mengenai kenapa baru sekarang (meminta pengakuan) di umur 24 tahun. Kenapa meminta tanggung jawab kepada ibu, bapaknya mana? Kemudian ada yang bertanya lagi, apakah benar ini anaknya Denada? Dan lain sebagainya. Hal itu gue tanyain ke Bang Hotman," lanjut Irfan.

3. Irfan Hakim tegaskan ada di posisi netral

Irfan Hakim (instagram.com/irfanhakim75)

Usai Ressa menjelaskan kronologi di podcast Denny Sumargo, Irfan merasa hasil wawancaranya dengan Hotman Paris itu mendapat framing negatif, seolah-olah ia mempertanyakan pengakuan Ressa yang dijelaskan di podcast.

Oleh karena itu, Irfan menegaskan lewat video klarifikasi ini bahwa ia tidak memihak di salah satu pihak. Ia sadar posisi dan tanggung jawabnya sebagai host talkshow yang memang gak boleh memihak narasumber. Irfan kemudian mengakhiri video klarifikasi tersebut dengan permintaan maaf jika statement yang dikeluarkan membuat kecewa.

"Masalah waktu yang diputarbalikkan, framing, akhirnya membuat kesannya saya mendukung salah satu pihak. Saya adalah host talkshow, saya tidak boleh berpihak pada salah satu narasumber, saya harus netral. Dan saya pun melakukan hal itu sampai detik ini," tutup Irfan Hakim.

Irfan Hakim menyebut pihak Denada sudah mengakui status Ressa sebagai anaknya. Sang presenter juga mengaku sudah mendengar cerita lengkap dari pihak Denada, meskipun tidak boleh dibagikan ke publik.

Editorial Team