Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Komentar Chef Juna Soal Mentalitas SDM Kitchen Indonesia Tuai Pro Kontra
Chef Juna (instagram.com/junarorimpandeyofficial)

Untuk kesekian kalinya, Chef Juna kembali menjadi bintang tamu di podcast Raditya Dika. Setelah membagikan cerita kisah hidupnya mulai dari merintis karier hingga sukses seperti sekarang, kali ini dia diajak berbagi cerita mengenai bisnis FnB dan dinamika di dalamnya.

Dari episode podcast berdurasi satu jam tersebut, ada satu topik yang menarik perhatian warganet yaitu tentang mentalitas SDM Indonesia. Chef Juna menilai, kalau mentalitas SDM kitchen Indonesia itu manja-manja. Juri MasterChef Indonesia ini pun mengungkapkan alasannya dan menuai reaksi pro kontra dari warganet.

1. Chef Juna nilai SDM kitchen Indonesia manja, kritik karyawan yang izin karena anak sakit

Chef Juna (instagram.com/junarorimpandeyofficial)

Di podcast Raditya Dika, Chef Juna banyak membahas terkait prinsip bisnis di dunia kuliner yang sejak dulu ia jalankan. Setelah mengupas soal strategi bisnis dan karakteristik konsumen, Raditya Dika menyenggol soal apa saja dinamika yang sering terjadi di dapur profesional.

Salah satu yang jadi penilaian tegas Chef Juna soal SDM dapur profesional Indonesia adalah orang-orangnya yang manja. Ia pun memberi contoh kasus salah satu Chef de Partie yang punya peran penting di dapur, tiba-tiba izin sakit di hari kerja karena anaknya sakit. Chef Juna terang-terangan tidak menyukai alasan izin dadakan karena anak sakit. Ia pun gak peduli kalau dibilang tidak berperasaan sekalipun karena hal ini.

"Call me heartless, yang sakit kan anaknya. Istrinya ada di rumah. Terus kamu ngapain ikut-ikutan di rumah, emang kamu ikutan di rumah anakmu sembuh gitu tiba-tiba? Kalau pintar, masuk (kerja)," ungkap Chef Juna, seperti dikutip dari podcast Raditya Dika yang tayang pada 19 Mei 2026.

2. Alasan Chef Juna kalau anak sakit justru jangan izin

Chef Juna (instagram.com/junarorimpandeyofficial)

Melanjutkan pernyataannya, Chef Juna mengungkapkan alasan kenapa kalau anak sakit justru jangan izin. Menurutnya, di dunia dapur profesional, izin dengan alasan tersebut tidak termasuk cuti karena yang sakit adalah anaknya, bukan dirinya sendiri. Maka dari itu, izinnya akan tetap dihitung tidak hadir dan akan mendapatkan potongan gaji.

Kalau anak sakit, tentu butuh biaya untuk pengobatan. Jadi, jika malah gak masuk kerja dan mendapat potong gaji maka pendapatannya akan berkurang. Chef Juna berpendapat kalau selama sakit, anak bisa diminta untuk diurus oleh keluarga yang ada di rumah terlebih dahulu.

"Anak udah sakit, perlu biaya pengobatan, kamu izin lagi tiba-tiba. Kan potong gaji, ya. Itu kan bukan bagian dari cuti," tambahnya.

3. Warganet ramai komentari pernyataan Chef Juna, tuai pro kontra

Chef Juna (youtube.com/radityadika)

Setelah klipnya diunggah ke berbagai media sosial lain seperti X, Instagram dan TikTok, pernyataan Chef Juna ini kemudian menimbulkan reaksi pro dan kontra dari warganet. Sebagian dari mereka menyebut izin kerja karena anak sakit itu tidak pantas disebut manja, karena merupakan dinamika dari hidup manusia. Sebab, ketika anak sakit apalagi keadaannya darurat itu orangtua butuh saling support dan mungkin tidak bisa dilakukan oleh salah satunya saja.

Di sisi lain, ada juga yang berkomentar kalau pernyataan Chef Juna tersebut adalah fakta pahit dari realita yang terjadi di dunia nyata, seperti yang dr. Tirta katakan. Semua kembali lagi ke masing-masing orangnya.

Chef Juna sempat mengatakan kalau hal seperti izin mendadak karena anak sakit sudah jadi budaya yang normal di Indonesia. Sejak berkarier di Tanah Air, ia mulai cukup terbiasa dengan hal tersebut.

Editorial Team