Dilansir The Guardian, insiden bermula di R Bar, kawasan Marigny, New Orleans. Salah satu korban, Jeffrey Damnit, mengatakan LaBeouf terlihat sangat mabuk dan mulai ribut dengan bartender. Dalam rekaman video ponsel yang beredar, LaBeouf tampak berteriak-teriak dengan emosi tinggi.
Damnit, yang saat itu mengenakan riasan wajah drag, mengaku LaBeouf mencoba memukulnya sambil meneriakkan hinaan bernada homofobik seperti "banci sialan" yang dibalas oleh Damnit "Terus saja panggil aku banci." Korban lainnya, Nathan Thomas Reed, juga menyatakan dirinya dipanggil dengan sebutan kasar serupa. Reed mengidentifikasi dirinya sebagai pria queer.
"Saya ingin semua orang tahu kalau dia (LaBeouf) menyebut orang-orang dengan sebutan 'banci sialan,'" ujar Reed.
Laporan polisi awal bahkan mencatat LaBeouf sempat berkata, "Para homo ini memasukkan saya ke penjara, saya seorang Katolik," meski kalimat tersebut kemudian tidak muncul dalam dokumen resmi pengadilan. Hingga artikel ini ditulis, pihak LaBeouf belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut.