cover album Essential (youtube.com/Martin Carthy - Topik)
“Work Life Out to Keep Life In” bahas kehidupan para pekerja yang seolah terlahir untuk bekerja keras tanpa bisa bermimpi untuk mengubah nasib. Mereka terpaksa menjalani hidup mandiri dan hemat, tapi tetap tak berkembang. Mereka bekerja bukan untuk maju, melainkan hanya demi bertahan.
Lagu ini juga menyoroti realitas pahit, saat mereka tidak diperbolehkan mempunyai ruang untuk gagal. Kalau mereka berhenti bekerja, hidup mereka juga runtuh. Bahkan, mereka harus tetap bekerja keras tanpa peduli cuaca ekstrem yang menghalangi.
Selain itu, liriknya juga menyindir pekerja perempuan yang menjadi korban eksploitasi. Kondisinya ironis, saat mereka membuat pakaian indah untuk orang kaya, saat hidup mereka sendiri sengsara. Mereka bekerja berlebihan, tapi upahnya tidak sepadan.
Lagu barat di atas mengekspresikan kesenjangan ekonomi yang susah diatasi akibat eksploitasi dari kelompok kaya raya. Mereka yang kesusahan hampir mustahil mengubah nasib. Di sisi lain, mereka yang sudah kaya raya justru kian berkembang berkat peluang yang didapatkan dari materi.