Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Led Zeppelin
Led Zeppelin (instagram.com/ledzeppelin)

Lagu-lagu klasik bukan hanya bertahan karena melodinya yang ikonik, tetapi juga berkat liriknya yang memancing banyak tafsir. Beberapa lagu lawas justru semakin menarik seiring waktu, karena maknanya tidak pernah benar-benar jelas. Pendengar dari generasi ke generasi terus memperdebatkan arti di balik kata-kata yang terdengar sederhana, tapi terasa penuh simbol.

Uniknya, perdebatan ini sering kali tidak berhenti meskipun sang pencipta lagu sudah memberikan penjelasan. Ada sesuatu dari lagu-lagu ini yang terasa terlalu besar untuk dipersempit menjadi satu makna saja. Coba kamu ikut menafsirkan, beberapa lagu lawas ini maknanya masih diperdebatkan hingga sekarang, lho!

1. “Hotel California” – The Eagles

Sejak pertama kali dirilis, “Hotel California” memang dirancang sebagai lagu penuh misteri. The Eagles dengan sengaja membangun suasana yang terasa indah sekaligus menyeramkan, sehingga membuat pendengar bertanya-tanya tentang arti hotel yang tak bisa ditinggalkan ini. Apakah ini kisah nyata, metafora kehidupan, atau sekadar cerita horor terselubung?

Don Henley, vokalis dan drummer The Eagles, pernah menjelaskan bahwa lagu ini adalah kritik terhadap gaya hidup berlebihan dan sisi gelap American Dream. Namun, penjelasan itu tidak menghentikan berbagai teori liar, mulai dari kisah tentang sekte rahasia hingga hotel berhantu. Justru karena liriknya terbuka untuk ditafsirkan, “Hotel California” terus memancing perdebatan hingga hari ini.

2. “Stairway to Heaven” – Led Zeppelin

“Stairway to Heaven” adalah contoh sempurna lagu yang terasa spiritual tanpa pernah menyebutkan makna secara gamblang. Banyak yang menganggapnya sebagai perjalanan menuju pencerahan, sementara sebagian lain mengaitkannya dengan simbol keagamaan atau bahkan unsur okultisme. Liriknya puitis, tapi juga ambigu, sehingga membuat setiap pendengar punya tafsir sendiri.

Menariknya, Robert Plant, vokalis Led Zeppelin, sendiri mengaku bahwa makna lagu ini bisa berubah-ubah tergantung suasana hatinya. Bahkan sang penulis lirik pun tidak menetapkan satu arti mutlak. Hal inilah yang membuat “Stairway to Heaven” terasa hidup dan relevan, seolah maknanya tumbuh bersama siapa pun yang mendengarkannya.

3. “Bohemian Rhapsody” – Queen

Tak ada daftar lagu penuh misteri tanpa menyebut “Bohemian Rhapsody”. Lagu ini dipenuhi potongan lirik yang terasa seperti drama, opera, dan pengakuan pribadi yang bercampur jadi satu. Banyak pendengar percaya lagu ini adalah curahan hati Freddie Mercury tentang konflik identitas dan rasa bersalah.

Namun, Queen sendiri dikenal enggan menjelaskan makna sebenarnya dari lagu ini. Freddie Mercury hanya pernah menyebutnya sebagai “kata-kata berima yang terdengar bagus”. Sikap ini justru membuat teori semakin berkembang, mulai dari simbol pembunuhan metaforis hingga refleksi kebebasan diri yang terpendam.

4. “Like a Rolling Stone” – Bob Dylan

Saat Bob Dylan merilis “Like a Rolling Stone”, banyak orang langsung mencoba menebak siapa sosok yang disindir dalam lagu ini. Liriknya terdengar seperti kritik tajam terhadap seseorang yang jatuh dari kemewahan ke kenyataan pahit. Apakah ini kisah personal, sindiran sosial, atau gabungan keduanya?

Dylan sendiri terkenal sulit ditebak dan jarang memberi jawaban lugas. Ia membiarkan pendengar mengartikan lagunya sesuai pengalaman masing-masing. Akibatnya, lagu ini terus diperdebatkan sebagai potret kehilangan identitas dan kebebasan di dunia modern.

5. “Born in the U.S.A.” – Bruce Springsteen

Sekilas, “Born in the U.S.A.” terdengar seperti lagu patriotik yang penuh semangat nasionalisme. Namun, jika memperhatikan liriknya dengan saksama, lagu ini justru menyimpan kritik keras terhadap perlakuan negara terhadap veteran perang. Banyak orang salah memahami pesan sebenarnya karena musiknya terdengar heroik.

Bruce Springsteen sendiri berkali-kali menegaskan bahwa lagu ini adalah protes sosial, bukan lagu kebanggaan nasional. Meski begitu, hingga kini masih banyak yang menafsirkannya secara keliru. Perbedaan antara nada dan lirik inilah yang membuat lagu ini terus jadi bahan diskusi panjang.

Lagu-lagu lawas ini membuktikan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang tafsir yang tak terbatas. Setiap generasi membawa sudut pandang baru yang membuat maknanya terus berubah dan diperdebatkan. Dari semua lagu di atas, menurutmu lagu mana yang maknanya paling membingungkan hingga sekarang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team