Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Lagu Lebaran yang Rilis Tahun 2026, Ada Pop hingga Hip Hop Rap
ilustrasi lebaran (freepik.com/freepik)
  • Tahun 2026 hadir tujuh lagu Lebaran baru dari berbagai genre, mulai pop Melayu, hip hop rap, hingga musik elektronik dengan nuansa religi dan makna mendalam.
  • Deretan musisi seperti Indra Adhari, Marcell, Ario Setiawan, hingga kolaborasi lintas negara JessC–AC Mizal serta Mal Hamka–Sandrina turut meramaikan rilis lagu Lebaran tahun ini.
  • Lagu-lagu tersebut menggambarkan semangat Idulfitri: kebersamaan keluarga, tradisi mudik, saling memaafkan, dan kebahagiaan merayakan hari kemenangan dengan iringan musik ceria.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Akrab dengan lirik lagu Lebaran “Setelah berpuasa satu bulan lamaya…”? Lagu ciptaan Ismail Marzuki tersebut selama berpuluh-puluh tahun selalu menemani umat Muslim dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri. Musiknya yang ceria dan liriknya yang relate mencerminkan kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Tak hanya lagu tersebut saja, ternyata ada banyak lagu Lebaran yang cocok didengarkan saat Lebaran. Seperti lagu Lebaran 2026 yang rilis pada awal tahun ini, siap diputar di berbagai acara halalbihalal bersama keluarga. Kamu bisa memasukkan lagu Lebaran yang rilis tahun 2026 awal ini ke dalam playlist Lebaranmu.

1. ​Lebaran Telah Tiba – Indra Adhari

Indra Adhari merupakan penyanyi Indonesia yang sering membawakan genre musik Pop Melayu. Dia merupakan penyanyi yang musiknya kerap viral di Malaysia. Salah satu lagunya yang banyak populer adalah lagu yang berjudul "Ibuku Pahlawanku" yang dirilis tahun 2019.

Di tahun 2026 ini, ia kembali merilis lagu dengan judul Lebaran Telah Tiba. Lagu ini merupakan lagu ke-48 yang dirilis di platform digital. Lagu yang yang bercerita tentang makna lebaran ini, rilis pada bulan Maret 2026 tepat beberapa hari sebelum lebaran dirayakan.

2. ​Lebaran Oh Lebaran – Deabdil, Amira Karin, Remi the Duo & Paul Partohap

Lagu kedua ini merupakan kolaborasi dari Deabdil. Amira Karin, Remi the Duo dan Paul Partohap. Mereka merilis lagu Lebaran berjudul "Lebaran Oh Lebaran" dengan alunan musik pop yang ringan. Musiknya yang menyenangkan menggambarkan kegembiraan di kala Lebaran datang.

Liriknya juga relate dengan aktivitas saat Lebaran, mulai dari tradisi saling memaafkan hingga kumpul bersama keluarga. Selain itu, lagu yang rilis pada 13 Maret 2026 ini juga mengajak pendengar untuk meninggalkan yang buruk dan melanjutkan kebaikan. Lagu ini cocok didengar saat berkumpul bersama keluarga.

3. ​Mudik Raya – CHAYRA

Kalau kamu sedang mudik, mungkin lagu ini tak hanya bisa menemani saat perjalanan mudik. Lagu berjudul Mudik Raya ini merupakan hasil karya grup vokal bernama Chayra yang terdiri dari Irma, Fadhilah, Honi dan Satria. Lagu ini resmi rilis pada awal Maret 2026 di YouTube.

Mudik Raya merupakan lagu pop yang memiliki perpaduan nuansa Timur Tengah yang khas. Lagu ini bercerita tentang momen-momen Lebaran, mulai dari mudik, makan opor, hingga menerima THR. Lagu ini menceritakan kehangatan dan kebahagiaan momen Lebaran yang didambakan banyak orang.

4. ​Ini Lebaran: Jangan Marah-Marah – Ario Setiawan

Musisi Ario Setiawan yang merupakan vokalis band Lyla, merilis lagu terbaru pada 3 Maret 2026 di YouTube. Lagu bertemakan Lebaran ini berjudul Ini Lebaran (Jangan Marah). Dengan alunan musik khas Melayu, lagu ini merupakan kolaborasi dengan penulis lagu, Aldi Nada Permana.

Lagu yang dimulai dengan lirik pantun ini menyoroti momen Lebaran berupa maaf-maafan. Harapannya lagu ini bisa jadi pengingat untuk fokus pada kebahagiaan alih-alih menyimpan dendam. Lagu ini juga mengajak pendengar untuk tidak marah, apalagi saat Lebaran.

5. ​Menuju Cahaya – Marcell

Berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya, Marcell merilis lagu religi  dengan nuansa elektrik. Lagu kedua yang berjudul Menuju Cahaya ini resmi rilis pada 26 Februari 2026. Selain itu, tak hanya lagu saja, lagu ini juga menyisipkan puisi berbahasa Inggris yang dibacakan oleh istrinya, Rima Melati.

Dengan lirik yang repetitif, lagu ini bercerita tentang pemurnian diri. Lagu ini bukan lagu dakwah, namun mengajak untuk merenung, menyadari keterbatasan, namun tetap berjalan pelan menuju cahaya. Lagu ini bisa jadi alternatif lagu Lebaran dengan pemaknaan yang mendalam.

6. Mari Menari Raya - JessC dan AC Mizal

Selain dari Indonesia, musisi negara tetangga juga ada yang merilis lagu Lebaran pada tahun 2026. Salah satunya adalah kolaborasi antara JessC dan AC Mizal yang merilis lagu Lebaran berjudul Mari Menari Raya. Lagu tersebut rilis di YouTube pada 10 Maret 2026 dengan penulis liriknya adalah Denis Rodman dan John Zoe.

Keunikan lagu ini adalah menggabungkan hip hop rap dengan pop modern. Namun, tetap mengedepankan nuansa tradisional khas Melayu yang membuat musik ini bervariasi. Musiknya yang ceria membuat lagu ini cocok diputar saat Lebaran tiba.

7. Sayang Raya - Mal Hamka, Sandrina

Berbeda dengan lagu sebelumnya, kali ini lagu Lebaran dinyanyikan berkat kolaborasi musisi Indonesia dan Malaysia. Lagu tersebut berjudul Sayang Raya yang dinyanyikan oleh Mal Hamka dari Malaysia dan Sandrina dari Indonesia. Lagu tersebut dirilis di YouTube pada 6 Maret 2026.

Lagu ini menggambarkan sepasang kekasih yang untuk pertama kalinya berlebaran dengan keluarga. Dengan lirik repetitif yang mudah diingat, lagu ini mengusung musik pop modern yang bikin berdendang. Setiap liriknya juga menggambarkan bagaimana sepasang kekasih ini saling jatuh cinta dalam momen Lebaran yang membahagiakan.

Tujuh lagu Lebaran yang rilis tahun 2026 cocok diputar ketika berkumpul dengan keluarga di hari nan fitri. Mulai dari musik yang penuh keceriaan hingga musik beraliran elektronik yang sarat akan makna Lebaran. Dengan lagu tersebut, Lebaran bersama keluarga semakin meriah dan penuh dengan tawa canda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team