Kembali ke tahun 1997, Chrisye mempersembahkan “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” sebagai karya yang tak hanya indah secara musikal, tetapi juga menggugah nurani pendengarnya. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi antara Chrisye dan sastrawan Taufiq Ismail, dan hingga kini masih dipandang sebagai salah satu mahakarya dalam khazanah musik Tanah Air. Kekuatan lagu ini terletak pada liriknya yang dalam dan sarat perenungan.
Belum lama ini, Cakra Khan kembali menghidupkan lagu legendaris “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” dalam versi duet bersama rekaman asli mendiang Chrisye. Lebih dari dua dekade sejak pertama kali dirilis, lagu tersebut hadir kembali dengan memadukan suara khas Cakra Khan dan vokal Chrisye yang telah direkam sebelumnya.
Cakra Khan mengungkapkan bahwa proyek kolaborasi lintas generasi ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan karier musiknya. Meski Chrisye telah berpulang, kesempatan untuk terlibat dalam satu karya yang begitu monumental menjadi hal yang sangat ia syukuri. Bagi Cakra Khan, lagu ini dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan musik Indonesia.
Lagu ini terinspirasi dari Surat Yasin ayat 65. Ayat ini menggambarkan momen ketika anggota tubuh manusia kelak bersaksi atas perbuatannya sendiri. Inspirasi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam lirik yang menggugah, yaitu tentang tangan dan kaki yang kelak “berkata” atas segala yang telah dilakukan manusia selama hidupnya.
Tak hanya kuat secara lirik, “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” juga hadir berbalut video musik yang penuh simbolisme. Mengambil lokasi di Gedung Sasana Krida Desa, Bumi Perkemahan Cibubur, video ini disutradarai oleh Rizal Mantovani. Visualnya menampilkan representasi tindakan baik dan buruk manusia melalui gerak tangan dan kaki, yang memperkuat pesan reflektif dalam lagu tersebut.
Video musik ini secara tersirat mengajak penonton untuk menimbang kembali peran dan tanggung jawab manusia terhadap dirinya sendiri, sesama, dan dunia. Versi duet Cakra Khan dan Chrisye dari lagu “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” resmi dapat dinikmati mulai 4 Februari 2026 di berbagai platform musik digital maupun kanal YouTube Musica Studios.
Pada akhirnya, lirik lagu yang kuat merupakan manifestasi nilai dan pesan yang ingin diwariskan. Melalui karya musik seperti ini, pesan spiritual Al-Qur’an hadir secara lebih membumi dalam kehidupan sehari-hari. Dari sekian banyak lagu di atas, lirik manakah yang paling melekat dan menjadi favoritmu?