Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Steve Harrington dan Dustin dalam Stranger Things.
Steve Harrington dan Dustin dalam Stranger Things. (dok. Netflix/Stranger Things)

Intinya sih...

  • Persahabatan Steve dan Dustin tumbuh dari interaksi sederhana yang lucu, mulai dari tips rambut Farrah Fawcett hingga dukungan tulus pada masa remaja.

  • Di tengah bahaya Hawkins, keduanya saling melindungi. Sebagai contoh, mereka memperlihatkan kesetiaan kuat lewat momen ikonik, “You die, I die.”

  • Meski sempat bertengkar akibat duka atas Eddie, mereka akhirnya berdamai dengan kejujuran emosional. Ini menegaskan bahwa ikatan mereka bukan sekadar rekan petualangan, melainkan sahabat sejati.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hubungan Dustin (Gaten Matarazzo) dan Steve (Joe Keery) dimulai dari momen mengasuh yang canggung, semprotan rambut ala Farrah Fawcett, hingga berujung pada janji emosional untuk mati bersama. Hubungan persahabatan mereka tak terduga, tapi sangat dicintai penggemar Stranger Things. Untuk merayakan persahabatan mereka yang tak lekang oleh waktu, berikut kilas balik beberapa momen paling berkesan antara Steve dan Dustin dalam Stranger Things. Best duo!

1. Steve memberi tahu Dustin rahasia rambut badainya

Steve Harrington dan Dustin dalam Stranger Things. (dok. Netflix/Stranger Things)

Inilah awal mula segalanya. Dustin dan Steve bekerja sama untuk mencari Dart, seekor Demodog, yang kabur. Pada sela-sela usaha mereka melempar daging mentah sebagai umpan, terjadilah percakapan dari hati ke hati pertama mereka. Steve memberi Dustin nasihat soal cinta, seperti berpura-pura tidak peduli sampai pujaan hati benar-benar jatuh hati. Steve pun memberi tips rambut andalannya lengkap dengan rekomendasi semprotan Farrah Fawcett.

Tak lama kemudian, Steve memergoki Dustin mencoba tips tersebut pada Max (Sadie Sink) dan memberi Dustin kedipan mata penuh arti. Dustin yang kesal langsung membentak Steve, seperti adik ke kakak. Dari momen sederhana inilah, persahabatan mereka mulai tumbuh.

2. Steve mengantar Dustin ke pesta dansa

Steve Harrington dan Dustin dalam Stranger Things. (dok. Netflix/Stranger Things)

Episode ini dipenuhi momen manis antara Dustin dan Steve, mulai dari Dustin memakai hairspray sebelum pesta dansa, Steve yang mengantarnya sambil memberi semangat tulus, hingga nasihat agar Dustin tidak menggunakan suara aneh sebagai trik merayu. Semua adegan itu menegaskan bahwa mereka telah resmi menjadi sahabat sejati. Mereka saling mendukung, baik dalam urusan remaja maupun di tengah kekacauan Hawkins.

3. Reuni Steve dan Dustin di Scoops Ahoy

Steve Harrington dan Dustin dalam Stranger Things. (dok. Netflix/Stranger Things)

Pertemuan kembali Dustin dan Steve di Scoops Ahoy merupakan definisi kebahagiaan murni. Sapaan penuh antusias mereka, lengkap dengan jabat tangan ala lightsaber, menjadi bukti bahwa Steve kini sepenuhnya masuk ke dunia para “kutu buku” Hawkins. Momen ini bahkan membuat Robin (Maya Hawke) heran dan bertanya pada Steve berapa banyak anak yang sebenarnya ia jadikan teman.

4. "You die, I die."

Steve Harrington dan Dustin dalam Stranger Things. (dok. Netflix/Stranger Things)

Episode ini punya banyak alasan untuk ditonton ulang, termasuk kecerdikan Erica (Priah Ferguson). Namun, momen Dustin dan Stevelah yang benar-benar mencuri perhatian. Saat mereka menemukan lift penuh peti misterius di bawah Starcourt Mall, Steve meminta yang lain mundur demi keselamatan. Dustin menolak mentah-mentah dan menyatakan bahwa jika Steve mati, ia juga akan mati. Pernyataan yang terdengar dramatis, tapi mencerminkan kesetiaan mereka yang tulus.

5. Steve pertama kali menang berkelahi

cuplikan Stranger Things Season 3 (dok. Netflix/Stranger Things Season 3)

Steve dikenal sering kalah dalam perkelahian, tetapi kali ini ia akhirnya menang melawan mata-mata Rusia. Siapa yang paling bangga menyaksikannya? Tentu saja Dustin! Dengan penuh semangat, ia bersorak merayakan kemenangan Steve, menegaskan perannya sebagai sahabat setia yang selalu ada dalam suka maupun duka. "You won a fight!" merupakan sorak Dustin pertama kali ketika melihat sahabatnya menang berkelahi.

6. Perkelahian Steve dan Dustin

Steve Harrington dan Dustin dalam Stranger Things. (dok. Netflix/Stranger Things)

Ketegangan antara Steve dan Dustin mencapai puncaknya pada momen ini. Dustin, yang masih berduka atas kematian Eddie (Joseph Quinn) akibat serangan Demobats, meluapkan emosinya kepada Steve. Situasi semakin memanas ketika Steve tidak mendukung teori Dustin tentang generator perisai, lalu tanpa sengaja menyentuh luka terdalam Dustin dengan menyebut nama Eddie.

Steve dengan jujur mengatakan bahwa kemarahan Dustin sebenarnya berasal dari kenyataan pahit yang sulit diterima. Steve menyebut bahwa Eddie ingin menjadi pahlawan, tetapi membuat keputusan ceroboh yang akhirnya merenggut nyawa sendiri. Ucapan ini memicu pertengkaran hebat yang berubah menjadi perkelahian fisik, bahkan berlanjut hingga ke dalam Laboratorium Hawkins.

7. Momen baikan Steve dan Dustin

Steve Harrington dan Dustin dalam Stranger Things. (dok. Netflix/Stranger Things)

Sesuai dengan prinsip mereka, teman sejati tidak berbohong dan pada akhirnya selalu berdamai. Menjelang pertempuran terakhir, Dustin menyerahkan bola milik Eddie kepada Steve sebagai tanda perdamaian. Steve lantas membalasnya dengan permintaan maaf yang tulus atas kata-kata menyakitkan yang pernah Steve ucapkan.

Steve mengakui bahwa Eddie telah menyelamatkan nyawa mereka dan betapa besar arti sosok Eddie bagi Dustin. Steve menyesali sikapnya yang justru meluapkan amarah, alih-alih mendukung sahabatnya pada masa sulit. Bagi Joe Keery, konflik Steve pada musim ini berakar dari perasaan Steve bahwa Dustin semakin menutup diri dan menjauh. Pemberian bola dan perisai Eddie menjadi simbol gencatan senjata yang memberi ruang untuk menyampaikan permintaan maaf.

Sebagai penutup rekonsiliasi, Steve meletakkan tangannya di bahu Dustin dan mengakui bahwa kemarahannya muncul karena rasa rindu pada sahabatnya. Dustin pun membalas sambil menangis dan mengungkapkan bahwa ia juga sangat merindukan Steve. Mengingat kembali janji ikonik mereka pada musim ketiga, keduanya kembali menegaskan ikatan mereka dengan kalimat sederhana, “Kau mati, aku mati.”

Momen-momen terbaik Steve dan Dustin dalam Stranger Things membuktikan bahwa persahabatan bisa tumbuh dari tempat yang paling tak terduga. Dari nasihat rambut yang kocak hingga pengorbanan dan kejujuran emosional pada saat tersulit, hubungan mereka berkembang menjadi salah satu ikatan paling hangat dalam serial ini. Pada akhirnya, Steve dan Dustin bukan hanya rekan dalam menghadapi monster, melainkan juga sahabat sejati yang saling menguatkan sampai akhir.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎