Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Netflix Lirik Sydney Sweeney & Noah Centineo untuk Live-Action Gundam.jpg
Netflix lirik Sydney Sweeney untuk bintangi live-action Gundam (dok. Lionsgate/The Housemaid | Bandai Namco/Gundam)

Intinya sih...

  • Sydney Sweeney & Noah Centineo dibidik untuk bintangi adaptasi Gundam

  • Adaptasi Gundam ini akan berfokus pada narasi, alih-alih cuma visual

  • Netflix dikabarkan mengucurkan anggaran superjumbo untuk memastikan CGI Mobile Suit (termasuk RX-78-2 yang legendaris) tampil detail dan realistis

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah sukses memecahkan "kutukan" adaptasi anime lewat One Piece (2023-), Netflix tampaknya belum ingin berhenti. Memasuki awal 2026, raksasa streaming itu kembali membuat gebrakan dengan kabar terbaru seputar proyek live-action Gundam yang disebut-sebut sudah masuk fase akhir.

Nama Sydney Sweeney mendadak jadi sorotan setelah dilaporkan tengah dibidik untuk menjadi bintang utama dalam adaptasi robot raksasa ikonik milik Sunrise tersebut. Jika terealisasi, ini bisa menjadi tonggak baru bagi adaptasi anime live-action skala besar.

1. Sydney Sweeney & Noah Centineo dibidik untuk bintangi adaptasi Gundam

The Housemaid (dok. Lionsgate/The Housemaid)

Kabar keterlibatan Sydney Sweeney bukan sekadar rumor. Deadline melaporkan pada Kamis (29/1/2026) bahwa Netflix dan Legendary Pictures tengah melakukan pembicaraan intensif dengan aktris The Housemaid (2025) tersebut. Dalam paket yang sama, Noah Centineo (Street Fighter) juga diincar sebagai pemeran utama.

Proyek ini akan diarahkan oleh Jim Mickle, sutradara Sweet Tooth (2021-2024), yang kini dipercaya memegang kemudi setelah terjadi pergantian sutradara. Hingga berita ini diturunkan, Netflix dan Legendary belum memberikan komentar resmi terkait negosiasi tersebut.

2. Adaptasi Gundam ini akan berfokus pada narasi, alih-alih cuma visual

Gundam (dok. Bandai Namco/Gundam)

Berbeda dari ekspektasi film robot raksasa yang hanya mengandalkan ledakan dan CGI, adaptasi Gundam ini disebut akan menitikberatkan kedalaman cerita. Sweeney dikabarkan akan memerankan karakter orisinal yang terinspirasi dari para pilot legendaris era Universal Century.

Pendekatan ini dianggap strategis. Gundam sejak awal dikenal bukan semata karena Mobile Suit-nya, melainkan karena narasi abu-abu secara moral, intrik politik antar-koloni luar angkasa, serta dampak psikologis konflik terhadap para pilotnya. Mandat yang diberikan kepada tim kreatif pun jelas, yakni untuk menjaga esensi cerita.

Alur cerita masih dirahasiakan. Namun proyek ini akan menjadi live-action pertama dalam sejarah Gundam. Sebelumnya, hanya ada film televisi live-action Kanada G-Saviour yang tayang di TV Asahi pada 1999, dan kerap dianggap eksperimen yang belum sepenuhnya berhasil.

3. Alasan Netflix ingin menggarap live-action Gundam

Ilustrasi Netflix (dok. Unsplash/Freestocks)

Netflix dikabarkan mengucurkan anggaran superjumbo untuk memastikan CGI Mobile Suit (termasuk RX-78-2 yang legendaris) tampil detail dan realistis ala pakaian militer modern. Mereka juga disebut bekerja sama erat dengan Bandai Namco Filmworks, pemilik waralaba Gundam, demi menjaga proporsi dan pergerakan robot tetap setia pada desain aslinya.

Kepercayaan diri Netflix tidak datang begitu saja. Kesuksesan serial One Piece menjadi semacam "blue print" baru, yakni kolaborasi ketat dengan pemilik IP, keterlibatan kreator asli, dan fokus pada karakter. Pola ini kini diterapkan ulang untuk adaptasi Gundam.

Sebagai catatan, Legendary Entertainment pertama kali mengumumkan pengembangan film Gundam bersama Netflix pada musim semi 2021, dengan Jordan Vogt-Roberts (Kong: Skull Island) sempat ditunjuk sebagai sutradara. Namun, ia kini tidak lagi terlibat dan posisinya digantikan oleh Jim Mickle. Kita tunggu saja perkembangan berita ini!

Editorial Team