Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Brad Pitt sebagai Sonny Hayes dalam F1: The Movie
Brad Pitt sebagai Sonny Hayes dalam F1: The Movie (dok. Warner Bros. Pictures/F1: The Movie)

Intinya sih...

  • F1: The Movie mencuri perhatian dengan nominasi Best Picture di Oscar 2026Film ini bersaing dengan film-film lain dan dinilai pantas bersaing di kategori Best Picture.

  • Peluang film F1 di Best Film Editing terlihat sejak Critics Choice Awards 2026F1: The Movie juga dinominasikan dalam kategori teknis Oscar 2026, seperti Penyuntingan Film Terbaik.

  • Tata suara mengantarkan F1: The Movie ke nominasi Best SoundF1: The Movie berhasil mengamankan nominasi Suara Terbaik (Best Sound) di Oscar 2026.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagai ajang penghargaan perfilman paling tersohor di dunia, Academy Awards atau Oscar selalu menjadi sorotan penikmat film dan kritikus. Pada 2026, Oscar kembali digelar untuk ke-98 kalinya sejak pertama kali berlangsung pada 1929. Ketatnya persaingan membuat setiap film yang menembus nominasi layak mendapat perhatian khusus.

Dari seluruh nominasi Oscar ke-98 yang diumumkan pada Kamis (22/1/2026) malam waktu Indonesia, F1: The Movie (2025) muncul sebagai kejutan. Film ini mengisahkan kembalinya pembalap veteran Sonny Hayes (Brad Pitt) yang berperan sebagai mentor bagi pembalap muda Joshua Pearce (Damson Idris). Tak main-main, F1: The Movie berhasil mengantongi empat nominasi Oscar 2026, termasuk satu kategori utama, lho!

1. F1: The Movie mencuri perhatian dengan nominasi Best Picture di Oscar 2026

Brad Pitt sebagai Sonny Hayes dalam F1: The Movie (dok. Warner Bros. Pictures/F1: The Movie)

F1: The Movie secara mengejutkan masuk dalam nominasi Film Terbaik (Best Picture) di Oscar 2026. Ia bersaing dengan Bugonia, Frankenstein, Hamnet, Marty Supreme, One Battle After Another, The Secret Agent, Sentimental Value, Sinners, dan Train Dreams. Pencapaian ini menandai terbukanya perhatian Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) terhadap film bertema olahraga yang digarap dengan kekuatan sinematik dan teknis secara solid.

Tak sekadar menjual adrenalin balapan, F1: The Movie menghadirkan drama karakter yang kuat. Film tersebut juga berfokus pada konflik serta tekanan mental yang dialami Sonny Hayes dan Joshua Pearce. Pendekatan emosional ini dinilai sesuai dengan preferensi banyak anggota AMPAS yang membuat F1: The Movie pantas bersaing di kategori Best Picture.

2. Peluang film F1 di Best Film Editing terlihat sejak Critics Choice Awards 2026

cuplikan film F1: The Movie (dok. Warner Bros. Pictures/F1: The Movie)

Selain kategori utama, F1: The Movie juga dinominasikan dalam sejumlah kategori teknis Oscar 2026. Salah satunya ialah Penyuntingan Film Terbaik (Best Film Editing) dengan nominasi untuk Stephen Mirrione. Dirinya akan berhadapan dengan editor dari film Marty Supreme, One Battle After Another, Sentimental Value, serta Sinners.

Untuk menciptakan sensasi adu kecepatan Formula 1 yang intens, Mirrione harus menyaring sekitar 5 ribu jam footage balapan menjadi sebuah film berdurasi 155 menit. Hasilnya, F1: The Movie mampu menyajikan rangkaian balapan yang rapi tanpa mengorbankan porsi maupun interaksi karakter. Berbekal kemenangan Penyuntingan Terbaik (Best Editing) di ajang Critics Choice Awards 2026, peluang F1: The Movie untuk mengulangi kesuksesannya di Oscar 2026 kian terbuka lebar.

3. Tata suara mengantarkan F1: The Movie ke nominasi Best Sound

cuplikan F1: The Movie (dok. Warner Bros. Pictures/F1: The Movie)

Suara menjadi salah satu elemen krusial dalam membangun atmosfer film balapan. Hal tersebut berhasil dimaksimalkan dalam F1: The Movie melalui racikan audio yang impresif. Berkat arahan Garreth John dan timnya, ia berhasil mengamankan nominasi Suara Terbaik (Best Sound) di Oscar 2026 bersama Frankenstein, One Battle After Another, Sinners, dan Sirat.

Sebelum melangkah ke Oscar, F1: The Movie lebih dulu memenangkan kategori serupa di Critics Choice Awards 2026. Proses pengambilan gambar langsung di lintasan ditambah keterlibatan Lewis Hamilton sebagai produser membuat tim suara mampu menghadirkan detail audio yang autentik. Serial Netflix Formula 1: Drive to Survive (2019) juga menjadi referensi penting bagi kru dalam memahami ritme mobil dan emosi para pembalap.

4. Realisme visual menjadi keunggulan F1: The Movie di kategori Best Visual Effects

Brad Pitt dan Damson Idris dalam film F1: The Movie (dok. Warner Bros. Pictures/F1: The Movie)

Kategori Visual Efek Terbaik (Best Visual Effects) menjadi panggung bagi film-film yang mengandalkan Computer-Generated Imagery (CGI) berskala besar. Pada Oscar 2026, ia diisi oleh Avatar: Fire and Ash, F1: The Movie, Jurassic World Rebirth, The Lost Bus, dan Sinners. Di tengah persaingan ini, F1: The Movie tampil berbeda lewat pendekatan visual yang lebih realistis tanpa mengandalkan kesan fantasi.

Ryan Tudhope selaku Production Visual Effects Supervisor F1: The Movie mengungkapkan bahwa timnya memadukan lebih dari 2.500 efek visual yang dirancang secara natural. Salah satunya adalah efek hujan saat balapan yang sebenarnya direkam dalam kondisi cuaca cerah. Mereka juga menerapkan teknik reskinning untuk mengganti tampilan mobil asli dengan versi digital livery tim fiktif APXGP supaya hasil gambarnya tetap tampak autentik.

Keempat nominasi yang dikantongi F1: The Movie di panggung Oscar 2026 menjadi sinyal bahwa AMPAS mulai membuka ruang bagi film bertema olahraga yang digarap dengan penuh keseriusan. Mampukah film ini mengonversi nominasi tersebut menjadi juara? Jawabannya akan terungkap saat pengumuman pemenang pada Senin, 16 (16/3/2026)!

Sumber

https://www.oscars.org/oscars/ceremonies/2026

https://www.imdb.com/title/tt16311594/awards/?ref_=tt_awd

https://www.denofgeek.com/movies/oscars-2026-predictions-who-will-win-and-why/

https://www.animationmagazine.net/2025/07/f1-the-movie-vfx-supe-ryan-tudhope-takes-us-behind-the-scenes/

https://ew.com/F1-movie-sound-team-scene-breakdown-11849461

https://www.thewrap.com/F1-editor-stephen-mirrione-interview/

https://www.goldderby.com/gallery/2026-oscar-predictions-best-film-editing

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team