Obsession (dok. Universal Pictures/Obsession)
Di awal cerita, Bear hanya ingin menyatakan cintanya kepada Nikki. Sayangnya, fear of rejection membuatnya terus memendam perasaan tersebut. Bahkan ketika Nikki bertanya langsung, ia justru menyangkalnya. Alih-alih jujur, Bear memilih jalan pintas dengan menggunakan "One Wish Willow," sebuah benda mistis yang dipercaya mampu mengabulkan permintaan apa pun. Ia berharap Nikki mencintainya lebih dari siapa pun di dunia.
Keinginannya memang terkabul. Nikki tiba-tiba berubah menjadi sangat mencintai Bear. Ia ingin selalu bersamanya, meminta bermalam di rumah Bear, tidur di ranjang yang sama, hingga menunjukkan kasih sayang yang berlebihan. Sekilas, semua itu tampak seperti fantasi romantis yang menjadi kenyataan. Namun, kebahagiaan itu hanya berlangsung singkat. Nikki perlahan berubah menjadi semakin posesif, mengawasi Bear saat tidur, tersenyum dengan ekspresi menyeramkan, hingga melakukan tindakan-tindakan nekat.
Meski sekilas Nikki tampak sebagai antagonis, film ini justru menegaskan bahwa Bear adalah penjahat sesungguhnya. Seluruh kutukan bermula dari keputusannya memanipulasi perasaan Nikki menggunakan sihir demi memaksanya mencintainya. Bear bukan korban, melainkan dalang utama tragedi tersebut. Ia sadar Nikki tidak memiliki perasaan romantis kepadanya, tetapi tetap mengambil kebebasan Nikki demi memenuhi obsesinya sendiri.
Sebaliknya, Nikki merupakan korban dari sihir Bear. Semua tindakan mengerikan yang ia lakukan lahir akibat kutukan One Wish Willow, bukan karena kehendaknya sendiri. Bahkan ketika Nikki memohon agar Bear mengakhiri hidupnya demi menghentikan teror tersebut, Bear tetap menolak karena masih ingin "memiliki" dirinya.