Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perbandingan Cast Harry Potter Versi Serial HBO dan Film
perbandingan karakter film Harry Potter dan versi serialnya (dok. HBO Max | dok. Warner Bros.)
  • HBO resmi merilis teaser perdana serial reboot Harry Potter berdurasi 2 menit 9 detik, hasil kerja sama dengan Warner Bros. Television dan Brontë Film and TV.

  • Serial ini akan mengadaptasi ulang tiap buku menjadi satu musim, diproduksi di Inggris sejak 2025, dan dijadwalkan tayang pada Natal 2026 dengan jajaran aktor baru sepenuhnya.

  • Pemilihan cast baru menuai reaksi beragam; sebagian memuji penyegaran cerita, sementara lainnya mengkritik keputusan casting Paapa Essiedu sebagai Snape yang memicu kontroversi di media sosial.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serial reboot Harry Potter and the Philosopher's Stone resmi meluncurkan teaser pada Kamis (26/3/2026). Cuplikan berdurasi 2 menit 9 detik ini pun menampilkan sejumlah karakter ikonik dari karya J.K. Rowling ini.

Sebelumnya, HBO bekerja sama dengan Warner Bros. Television dan Brontë Film and TV. Versi ini akan mengadaptasi ulang novel karya J.K. Rowling dengan format lebih panjang, yakni satu musim untuk satu buku. Produksi sudah dimulai di Inggris sejak 2025, dan serial ini dijadwalkan tayang pada Natal tahun 2026 ini.

Untuk pemeran, HBO pun mengganti seluruh wajah lama dengan aktor baru. Tiga karakter utama kini diperankan oleh Dominic McLaughlin sebagai Harry Potter, Arabella Stanton sebagai Hermione Granger, dan Alastair Stout sebagai Ron Weasley. Sementara itu, jajaran aktor dewasa juga diisi nama besar seperti John Lithgow sebagai Dumbledore, Janet McTeer sebagai McGonagall, serta Paapa Essiedu sebagai Severus Snape. Pemilihan cast ini dilakukan lewat audisi besar-besaran.

Meski digadang-gadang lebih berpatokan dengan versi buku, respons publik terhadap casting ini terbilang campur aduk. Beberapa pihak memuji keberanian HBO memilih wajah baru agar cerita terasa segar dan tidak terikat bayang-bayang versi film. Namun di sisi lain, kritik juga bermunculan, terutama di media sosial.

Pemilihan Paapa Essiedu sebagai Snape sempat menuai kontroversi, karena dianggap tidak sesuai deskripsi fisik di buku. Keputusan ini bahkan memicu komentar negatif hingga serangan rasis dari sebagian netizen. Kendati demikian, gak sedikit yang menantikan momen nostalgia dengan menonton versi serialnya yang rilis 25 tahun sejak film Harry Potter pertama dirilis.

Dengan segala pujian dan kontroversinya, berikut perbandingan para karakter di Harry Potter and the Philosopher's Stone versi 2026 dan 2001!

Editorial Team