Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Protagonis Gundam Paling Tragis, Ada yang Mati Dieksekusi!
para protagonis Gundam yang berakhir tragis (dok. Sunrise/Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans | Mobile Suit Gundam Hathaway: The Sorcery of Nymph Circe)
  • Banyak protagonis Gundam mengalami akhir hidup yang sangat tragis akibat perang.

  • Hathaway Noa dan Mikazuki Augus tewas setelah berjuang demi keyakinan mereka.

  • Kamille Bidan dan Alfred Izuruha mengalami trauma mental berat karena perang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mobile Suit Gundam merupakan waralaba anime ciptaan Yoshiyuki Tomino yang melegenda. Ia menjadi salah satu anime bergenre meka (mecha) paling berpengaruh. Pasalnya, ia berhasil mengubah persepsi genre robot yang sebelumnya identik dengan tontonan anak-anak menjadi kisah perang yang realistis dan kelam.

Karena menampilkan realita perang yang kejam, tak jarang karakter utama serial Gundam juga mengalami akhir yang tragis. Mereka bukan pahlawan terpilih seperti dalam serial syonen, contohnya Naruto dan Dragon Ball. Adapun, berikut lima karakter utama dari serial Mobile Suit Gundam dengan akhir kisah paling tragis!

1. Hathaway Noa gagal melakukan pemberontakan dan berakhir di hadapan regu tembak

Hathaway Noa (dok. Sunrise/Mobile Suit Gundam Hathaway: The Sorcery of Nymph Circe)

Hathaway Noa adalah protagonis seri film Gundam terbaru berjudul Mobile Suit Gundam: Hathaway, yang merupakan mengadaptasi novel Mobile Suit Gundam: Hathaway's Flash (1989). Hathaway merupakan anak dari Bright Noa yang sudah muncul beberapa kali dalam serial Gundam klasik. Setelah peristiwa Axis Shock dalam film Mobile Suit Gundam: Char's Counterattack (1988), Hathaway memutuskan untuk mendirikan organisasi anti-Federasi Bumi bernama Mafty yang bertujuan menghilangkan korupsi dan penyelewengan kekuasaan dalam badan Federasi Bumi.

Dengan identitas samaran Mafty Navue Erin, Hathaway berjuang melawan korupsi Federasi Bumi, baik lewat jalur politik maupun di medan perang sebagai pilot Gundam. Pada akhirnya, ia berhasil dikalahkan berkat perangkap regu elite Federasi Bumi yang dipimpin Kenneth Sleg. Tragisnya, ia dijatuhi hukuman mati tanpa peradilan. Tragisnya, eksekusi tersebut dipimpin oleh sang ayah, Kapten Bright Noa, yang tidak tahu identitas Mafty sebagai putranya sendiri. Meski Hathaway gagal, kematiannya menjadi martir yang memicu lebih banyak orang untuk melawan penindasan dan korupsi yang dilakukan petinggi Federasi Bumi.

2. Mikazuki Augus memilih bertarung hingga titik darah penghabisan

Mikazuki Augus (dok. Sunrise/Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans)

Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans (2015) menjadi salah satu seri Gundam paling brutal dan kelam. Sang protagonis, Mikazuki Augus, merupakan tentara anak-anak yang tergabung dalam pasukan bayaran Tekkadan. Ia memiloti Gundam Barbatos dan bertarung seperti singa haus darah. Namun, seiring waktu, ia mulai melunak, apalagi setelah mengenal Kudelia Aina Bernstein dan Atra Mixta.

Namun, Menjelang akhir cerita, Mikazuki Augus memilih bertarung habis-habisan melawan pasukan Gjallarhorn demi melindungi anggota Tekkadan lainnya yang mencoba kabur. Saat itu, ternyata tubuh Mikazuki sudah setengah lumpuh karena terlalu sering menggunakan Alaya-Vijnana System. Mikazuki akhirnya tewas di medan pertempuran. Setelah kematiannya, terungkap ternyata ia memiliki seorang anak dari hasil cintanya dengan Atra. Mikazuki pun tidak pernah mendapat kesempatan untuk melihat darah dagingnya tersebut tumbuh besar.

3. Alfred Izuruha hanya anak biasa yang terpaksa menyimpan kebenaran menyakitkan seorang diri

Alfred Izuruha (dok. Sunrise/ Mobile Suit Gundam 0080: War in the Pocket)

Protagonis utama Mobile Suit Gundam 0080: War in the Pocket (1989) ini rupanya bukan seorang pilot tempur. Ia hanyalah anak biasa yang terjebak dalam konflik perang yang seolah tiada henti. Ia harus menyaksikan dua orang penting dalam hidupnya saling bunuh tanpa saling tahu.

Serial ini mencoba menggambarkan tragisnya peperangan dari sudut pandang orang sipil. Dua protagonis lainnya, Bernard Wiseman dan Christina Mackenzie, adalah figur sahabat serta kakak bagi Alfred. Mereka berdua bahkan sudah menunjukkan tanda-tanda kedekatan. Namun, takdir berkata lain. Karena berada dalam kubu yang berbeda, mereka dipertemukan dalam medan tempur yang menyebabkan kematian Bernard.

Alfred menyaksikan dari dekat tanpa bisa mencegah saat Beam Saber dari Gundam Alex yang dipiloti Christina menusuk kokpit Zaku II FZ, lalu membunuh Bernard. Tragis, ya, ia gak hanya harus melihat dua figur saudaranya saling bunuh, tetapi juga harus memikul beban untuk menyimpan kebenaran tersebut rapat-rapat dari Christina yang masih menunggu kepulangan Bernard.

4. Kamille Bidan kehilangan segalanya, bahkan mengalami gangguan mental serius

Kamille Bidan (dok. Sunrise/Mobile Suit Zeta Gundam: A New Translation)

Kamille Bidan merupakan protagonis Mobile Suit Zeta Gundam (1985). Ia direkrut oleh Anti-Earth Union Group (AEUG) untuk melawan Titans dan Neo Zeon. Karena potensi kekuatan Newtype miliknya yang tinggi, ia akhirnya memiloti Zeta Gundam, Mobile Suit eksperimental.

Sepanjang sepak terjangnya bersama AEUG, Kamille Bidan banyak mengalami kesengsaraan. Ia kehilangan kedua orangtuanya akibat ulah pasukan Titans. Selain itu, ia juga dekat dengan beberapa perempuan, seperti Four Murasame, Rosamia Badam, dan Emma Sheen yang semuanya tewas dalam pertempuran.

Penderitaan Kamille tidak berhenti sampai di situ. Pada klimaks, Kamille berhasil mengalahkan musuh utamanya, Paptimus Scirocco. Namun, sesaat sebelum tewas, Scirocco melancarkan serangan mental Newtype yang menghancurkan otak dan kesadaran Kamille. Ia ditinggalkan dalam kondisi katatonik. Dalam epilog, ia terlihat duduk di kursi roda dengan tatapan kosong.

5. Amuro Ray harus terkubur bersama rivalnya, Char Aznable, dalam upaya melindungi Bumi untuk terakhir kali

Amuro Ray (dok. Sunrise/Mobile Suit Gundam: Char's Counterattack)

Protagonis dari semesta Universal Century (UC) kebanyakan memang berakhir tragis, tak terkecuali protagonis orisinal Mobile Suit Gundam (1979), Amuro Ray. Meski berhasil menjadi pahlawan yang menghentikan Perang Satu Tahun, ia harus terus terseret konflik lain. Pada akhirnya, ia harus berhadapan kembali dengan rival abadinya, Char Aznable, dalam film Mobile Suit Gundam: Char's Counterattack.

Nasib Amuro di film tersebut berakhir tragis. Ia dan Char sama-sama tewas dalam upaya menghentikan asteroid Axis menghantam Bumi. Tubuh mereka melebur menjadi energi karena Psycho-Frame yang dipaksa melebihi daya. Ini menjadi akhir yang tragis untuk sang pahlawan utama Federasi Bumi. Ia harus berkorban untuk melindungi Bumi sampai akhir hayat. Namun, Federasi Bumi yang ia lindungi ternyata berubah menjadi korup dalam film Mobile Suit Gundam: Hathaway (2021).

Ternyata ada banyak protagonis Gundam yang memiliki jalan hidup super tragis. Kisah kelam ini bahkan masih berlanjut pada sosok Hathaway Noa. Adapun, film keduanya, Mobile Suit Gundam Hathaway: The Sorcery of Nymph Circe (2026), baru saja menyapa penggemar 2026 ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎