Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Yoichi membangkitkan One For All.
Yoichi membangkitkan One For All. (dok. Bones/My Hero Academia)

Intinya sih...

  • One For All menimbun kekuatan fisik dan Quirk dari pemilik sebelumnya. Semakin banyak penimbunan, semakin besar kekuatannya. Quirk ini juga bisa menyimpan kemampuan unik pemilik sebelumnya.

  • Stress mengubah stres, amarah, dan frustrasi menjadi kekuatan fisik. Semakin besar tekanan yang ditimbun, semakin kuat wujud raksasanya. Quirk ini tidak bisa diwariskan seperti One For All.

  • Rewind menyimpan energi pada tanduk untuk memutar waktu. Semakin banyak energi, semakin efektif kemampuan menyembuhkan atau mengembalikan kondisi. Namun, kehilangan kendali bisa berbahaya bagi targetnya.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam My Hero Academia, Quirk dibagi ke dalam tiga tipe, yaitu Emitter, Transformation, dan Mutant. Di samping ketiga tipe tersebut, ada juga subtipe yang dikenal dengan Accumulation atau akumulasi. Seperti namanya, Quirk akumulasi baru akan efektif jika pengguna terlebih dulu melakukan pengumpulan kekuatan, energi, atau sumber daya.

Dari sekian banyak Quirk dalam My Hero Academia, ada enam yang Quirk yang dikategorikan sebagai Quirk akumulasi. Quirk apa saja? Simak ulasan berikut sampai akhir!

1. One For All

All Might menjelaskan One For All. (dok. Bones/My Hero Academia)

Sejak pertama kali diperkenalkan, banyak orang yang salah paham dengan kekuatan One For All. Pada awalnya, penggemar berpikir bahwa One For All hanyalah Quirk yang dapat memberikan kekuatan fisik mentah pada penggunanya. Namun, One For All sebenarnya memiliki cara kerja yang jauh lebih rumit.

Alasan kenapa Quirk ini begitu kuat di tangan All Might dan Deku karena One For All terus menimbun kekuatan dari pemilik sebelumnya. One For All sendiri tercipta dari gabungan Quirk yang bisa menimbun kekuatan dan Quirk yang bisa mentransfer kekuatan. Hal ini menjadi alasan kenapa One For All akan semakin kuat setiap diwariskan ke generasi sebelumnya.

Kekuatan fisik mentah yang didapatkan oleh pengguna sebenarnya merupakan hasil dari penimbunan kekuatan pemilik sebelumnya. Menariknya, One For All tidak hanya bisa menimbun kekuatan fisik pengguna sebelumnya. Namun, One For All juga bisa menyimpan Quirk asli dari pemilik sebelumnya.

2. Stress

Re-Destro (dok. Bones/My Hero Academia)

Dimiliki oleh Re-Destro, Stress memiliki kekuatan dan cara kerja yang mirip dengan One For All. Bedanya, Stress tidak bisa diwariskan seperti One For All. Namun, sebagai Quirk akumulasi, Stress juga bekerja dengan menimbun kekuatan.

Seperti namanya, Stress memungkinkan Re-Destro untuk mengubah stres, amarah, dan frustrasi menjadi kekuatan fisik mentah. Semakin besar tekanan yang ditimbun oleh Re-Destro, akan semakin besar juga kekuatan fisik yang akan ia dapatkan. Dalam Stress: 100%, Re-Destro bisa berubah menjadi raksasa dengan kekuatan fisik yang masif. Dalam wujud ini, Re-Destro bahkan cukup kuat untuk hampir mengalahkan Tomura Shigaraki.

3. Rewind

Eri mengaktifkan Rewind. (dok. Bones/My Hero Academia)

Berbeda dengan One For All dan Stress, Rewind memang tidak memberikan kekuatan fisik mentah pada penggunanya. Rewind merupakan Quirk yang sangat berguna, tetapi juga sangat berbahaya. Quirk milik Eri ini memungkinkan Eri untuk memutar waktu pada suatu kondisi.

Di satu sisi, Eri bisa menyembuhkan luka dengan mengembalikan seseorang ke sebelum mereka terluka. Tak hanya itu, Eri juga bisa mengembalikan Quirk yang dihapus dengan cara yang sama. Namun, jika kehilangan kendali, Eri juga bisa membunuh orang dengan mengembalikan mereka ke titik sebelum mereka dilahirkan.

Meski tidak terdengar seperti Quirk akumulasi, Rewind bekerja dengan menggunakan energi yang disimpan pada tanduk Eri. Seberapa efektif Rewind tergantung pada seberapa besar energi yang disimpan pada tanduknya. Hal ini juga menjadi alasan kenapa Rewind tidak bisa digunakan oleh Neito Monoma menggunakan Copy. Rewind bekerja dengan menggunakan energi pada tanduk Eri, sementara Copy hanya memungkinkan Neito untuk menyalin Quirk seseorang.

4. Fa Jin

Bruce Lee menggunakan Fa Jin. (dok. Bones/My Hero Academia)

Fa Jin merupakan Quirk asli milik Bruce Lee, pemilik One For All ketiga setelah Toshitsugu Kudo. Fa Jin sangat berkontribusi besar pada peningkatan kekuatan One For All. Pasalnya, Fa Jin sendiri juga merupakan Quirk akumulasi.

Dengan melakukan gerakan yang berulang, Fa Jin dapat memberikan penggunanya ledakan kekuatan fisik dan kecepatan. Fa Jin tidak bisa sembarangan digunakan karena Quirk ini membutuhkan energi dari gerakan yang berulang. Menariknya, energi yang didapatkan melalui gerakan yang berulang tersebut juga bisa disimpan untuk digunakan pada lain waktu.

5. Fat Absorption

Fat Gum menggunakan Fat Absorption. (dok. Bones/My Hero Academia)

Dimiliki oleh Fat Gum, Fat Absorption memiliki kekuatan dan cara kerja yang cukup unik. Alih-alih menimbun kekuatan atau energi, Fat Absorption bekerja dengan cara menimbun lemak. Fat Absorption memungkinkan Fat Gum untuk menyerap semua serangan musuh ke dalam lemaknya.

Tak hanya itu, Fat Gum juga bisa mengembalikan serangan yang ia terima pada musuhnya. Namun, melakukan hal tersebut bisa sangat menguras lemak Fat Gum dan mengubahnya menjadi kurus. Dalam kondisi kurus, Fat Gum tidak lagi kebal terhadap serangan musuh karena dirinya tidak memiliki lemak.

6. Shame

Teruo menggunakan Shame. (dok. Bones/My Hero Academia: Vigilantes)

Penggemar My Hero Academia mungkin cukup asing dengan Quirk yang satu ini. Tidak mengherankan karena Shame dimiliki oleh karakter yang tidak begitu terkenal dalam My Hero Academia: Vigilantes. Shame sendiri merupakan Quirk milik Teruo Hazukashi, salah satu penjahat dalam Vigilantes.

Jika penimbunan lemak sendiri sudah cukup unik, Shame memiliki cara yang lebih aneh dalam menimbun kekuatan. Seperti namanya, Shame memungkinkan Teruo untuk mengubah rasa malu menjadi kekuatan fisik. Untuk menggunakan Quirk ini, Teruo harus mempermalukan dirinya sendiri di hadapan publik. Seberapa besar kekuatan yang muncul juga tergantung pada seberapa buruk Teruo mempermalukan dirinya sendiri.

Keenam Quirk di atas memang bukan Quirk yang instan. Pengguna harus melakukan penimbunan kekuatan dan energi terlebih dahulu agar Quirk mereka dapat bekerja dengan efektif. Meski begitu, keenam Quirk di atas bisa menjadi Quirk yang berbahaya jika pengguna berhasil menimbun kekuatan dan energi dalam jumlah besar. Jadi, bagaimana menurutmu tentang deretan Quirk tadi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎