Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
poster Uang Passolo dan Greenland 2: Migration
poster Uang Passolo dan Greenland 2: Migration (Instagram.com/jadethamrin | dok. IMDb)

Intinya sih...

  • Greenland 2: Migration memimpin box-office dengan 111.025 penonton sejak 7 Januari 2026.

  • Uang Passolo jadi film lokal paling banyak ditonton dengan 54.911 penonton.

  • Musuh dalam Selimut berhasil meraih 52.815 penonton, hanya selisih kurang dari 2000 penonton dari Uang Passolo.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pada pekan sebelumnya, bioskop Indonesia telah merilis sejumlah film baru yang memanjakan para pencinta film dengan genre yang beragam. Menariknya, semua film lokal tayang serentak pada 8 Januari 2026 dan terpantau saling bersaing sengit. Keempat film tersebut adalah Suka Duka Tawa, Malam 3 Yasinan, Uang Passolo, serta Musuh dalam Selimut.

Selain film lokal dengan beragam genre, pada pekan lalu bioskop Indonesia juga menghadirkan tiga film impor, yaitu Greenland 2: Migration, We Bury the Dead, dan Beauty and The Beat.

Penasaran, film mana yang berhasil memimpin raihan box-office pekan lalu? Yuk, langsung cari tahu di bawah ini!

1. Greenland 2: Migration (7 Januari 2026)

poster Greenland 2: Migration (dok. IMDb)

Melansir data Cinepoint, Senin (12/1/2025), film Greenland 2: Migration telah mengumpulkan 111.025 penonton sejak penayangan perdananya pada 7 Januari 2026. Angka tersebut menjadikan film bergenre survival ini sebagai pemimpin box-office pada rilisan pekan lalu.

Kembali digarap oleh Ric Roman Waugh, yang juga menangani film pertamanya, film ini melanjutkan kembali kisah keluarga Garrity, yang selamat dari peristiwa hampir punah ketika komet antarbintang menghantam Bumi.

2. Uang Passolo (8 Januari 2026)

poster Uang Passolo (Instagram.com/jadethamrin)

Sementara itu, Uang Passolo menjadi film lokal yang paling banyak ditonton dengan angka 54.911 penonton. Dibintangi oleh Imran Ismail dan Mashita Asapa, film ini diangkat berdasarkan tradiri uang passolo dalam pernikahan suku Bugis.

3. Musuh dalam Selimut (8 Januari 2026)

poster Musuh dalam Selimut (Instagram.com/tix.id)

Musuh dalam Selimut menjadi bukti bahwa film bertema pengkhianatan dan perselingkuhan masih banyak diminati. Film ini berhasil meraih 52.815 penonton, hanya selisih kurang dari 2000 penonton saja dari Uang Passolo.

Dibintangi oleh Yasmin Napper, Arbani Yasiz, dan Megan Domani, film yang tayang perdana pada 8 Januari 2026 ini menyoroti kisah persahabatan toksik yang perlahan berubah menjadi permainan manipulasi penuh tekanan mental.

4. Suka Duka Tawa (8 Januari 2026)

poster Suka Duka Tawa (Instagram.com/visinema.id)

Sementara itu, film Suka Duka Tawa telah mengantongi 50.723 penonton sejak penayangan perdananya pada 8 Januari 2026. Sebelumnya, film ini memang banyak dinanti oleh penggemar karena tercatat sebagai karya film panjang pertama Aco Tenriyagelli setelah kesuksesannya mengarahkan berbagai judul film pendek dan video musik.

Berlatar dunia komika, film Suka Duka Tawa gak hanya menjanjikan komedi yang absurd dan bikin ngakak, tetapi juga kisah menyentuh dari perjalanan emosional seorang komika perempuan bernama Tawa (Rachel Amanda) yang berusaha berdamai dengan luka masa lalunya.

5. Malam 3 Yasinan (8 Januari 2026)

poster Malam 3 Yasinan (Instagram.com/wulanguritno)

Malam 3 Yasinan menjadi satu-satu film lokal yang mewakili genre horor. Sayangnya, dibandingkan dengan ketiga film lokal lainnya, film arahan Yannie Sukarya ini belum meraih 50 ribu penonton. Per Senin (12/1/2025), film ini baru mencatat 43.539 penonton.

Diperkuat dengan sederet aktor ternama, mulai dari Baim Wong, Wulan Guritno, Shaloom Razade hingga Hamish Daud, film ini membawa penonton untuk mengikuti kisah kematian mendadak Sara (Shaloom Razade) yang mengguncang keluarga besar Djoyodiredjo, pemilik pabrik gula di era 1980-an.

6. We Bury the Dead (7 Januari 2026)

poster We Bury the Dead (dok. IMDb)

Menghadirkan Daisy Ridley berperan sebagai Ava, perempuan yang bergabung dengan unit pengumpul jenazah untuk menemukan suaminya yang hilang, film bergenre thriller ini baru mengantongi 10.025 penonton, jauh tertinggal jika dibandingkan dengan Greenland 2: Migration sebagai sesama film impor.

7. Beauty and the Beat (9 Januari 2026)

poster Beauty and the Beat (dok. IMDb)

Sementara itu, Beauty and the Beat terpantau paling sepi peminat. Sejak tayang perdana pada 9 Januari 2026, film asal Thailand yang juga dikenal dengan judul Diva La Vie ini hanya meraih 1.521 penonton.

Diketahui, film produksi GDH 559 ini ditayangkan terbatas di bioskop Indonesia hanya pada 9-11 Januari 2026. Mengusung genre komedi musikal, film ini menceritakan tentang diva legendaris yang berusaha melakukan comeback, namun harus berbagi panggung dengan grup idola Gen Z yang sedang populer.

Itu dia raihan box-office di bioskop Indonesia pada 5-11 Januari 2026. Kamu sudah nonton film apa nih?

Editorial Team