potret Nadhif Basalamah di kantor Trinity Optima Production, Kamis (9/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Dalam sesi press conference yang berlangsung di kantor Trinity Optima Production, Jakarta, Nadhif Basalamah mengaku mengetahui tren meme yang menggunakan penggalan lirik lagu “Penjaga Hati”. Menurutnya, berbagai konten receh hingga parodi yang memuat lirik “Kan ku arungi tujuh laut samudra” dan “Kan ku daki Pegunungan Himalaya” memang kerap muncul di FYP TikTok-nya.
Terkait hal itu, Nadhif pun memberikan respons santai. Ia memandang fenomena tersebut sebagai sesuatu yang lucu.
“Menurutku itu sesuatu yang lucu lah. Memang kan karena lagunya viral di TikTok. Kontennya muncul sendiri, kan? Konten-konten yang kayak naik Himalaya, ntar gunungnya jawab, ‘Apa lu,’” kata Nadhif sambil tertawa.
Nadhif pun tak menampik bahwa lagu tersebut memang menggunakan diksi yang cukup dramatis dan hiperbola. Padahal, boro-boro mengarungi tujuh laut samudra ataupun mendaki Pegunungan Himalaya, untuk menjemput mantan ke Bintaro pun ia merasa malas. Hihihi~
Meski begitu, Nadhif tetap merasa bersyukur karena gaya bahasa hiperbola dalam lagu tersebut justru membuat “Penjaga Hati” semakin viral dan dikenal lebih banyak orang.
“Untung lagu itu, orang kenal juga. Tapi sebenarnya untukku sendiri ya lucu. Karena ya gitu, aku jemput mantan ke Bintaro juga males. Jadi emang segitunya,” lanjut Nadhif memancing gelak tawa.