Jujur saja, ketika melihat poster film ini, saya sudah membayangkan ada banyak adegan gore yang lebih psikopat dan menegangkan yang ditampilkan secara instan dan intens. Namun, ekspektasi itu ternyata salah besar. Apakah hal tersebut bikin kecewa? Tidak juga, karena saya masih bisa menikmati sepanjang cerita film berjalan.
Secara keseluruhan, saya cukup menyukai premis sederhana yang diangkat dalam film ini di mana mengisahkan karyawan dan bos dengan kepribadian berbeda yang terdampar di pulau terpencil. Apalagi, ceritanya tampak disuguhkan secara runtut dan jelas.
Kalau dari segi durasi, 113 menit untuk film seperti Send Help tidak terlalu lama dan tidak sebentar. Namun, hal yang mungkin perlu jadi catatan ada pada ritme cerita yang terasa cukup lambat. Dengan kata lain, film ini seperti membutuhkan waktu agar dapat terlihat menarik di mata penonton.
Meski belum sepenuhnya dapat melampaui ekspektasi, adegan mencekam dalam film masih terasa cukup menegangkan buat saya. Bisa dibilang, Sam Raimi bersama krunya cukup sukses bikin orang merasa ngeri dan gregetan lewat adegan yang ditampilkan. Hal itu tidak lepas dari aspek sinematografi dan efek CGI yang berperan membuat film Send Help terlihat cukup seru dan menegangkan.