Film laga yang menjadi kebiasaan Willy Dozan tidak akan ditemu dalam film Target. Dia resmi menjadi Wince Dozan, pun karakteristik keperempuanan yang dia perankan; lemah lembut, tidak suka kekerasan, dan baperan.
Jujur saja, sosok Wince di sini yang membangkitkan suasana. Ketika jokes yang coba dilontarkan yang lain itu garing, maka Wince selalu yang renyah dan pantas ditertawakan. Wince merupakan penyelamat komedi film Target.
Gak jauh-jauh, selalu ada romansa dalam film Raditya Dika. Kali ini antara Cinta dengan Radit yang sempat putus karena Cinta harus bertolak ke luar negeri dan baru bertemu lagi 4 tahun kemudian di syuting film Target.
Jadi, walau membawa petaka bagi yang lain, undangan syuting Target bisa dibilang pembawa keberuntungan bagi kisah Radit dan Cinta. Sudah bisa menebak sendiri, kan? Yang berantem, putus, bertemu lagi, baikan, balikan – ya begitulah mereka.