Tenji, Shiho, Kokorogi, Shibe, dan Yūichi bertemu Manabu dalam Friends Game. (dok. Okuruto Noboru/Friends Game)
Yūichi Katagiri, Tenji Mikasa, Makoto Shibe, Shiho Sawaragi, dan Yutori Kokorogi mengira jika mereka berlima memiliki ikatan persahabatan yang sangat erat. Lima sekawan ini selalu tampil kompak dan saling membantu sama lainnya. Suatu hari, uang para siswa di kelas yang dikumpulkan untuk karyawisata menghilang. Banyak yang menduga uang tersebut dicuri dan Yūichi yang cukup miskin di antara mereka sempat dicurigai.
Belum selesai dengan masalah uang yang hilang, lima sekawan ini diculik dan terpaksa mengikuti Friends Game. Mereka harus mengikuti permainan karena salah satu dari mereka memiliki utang sebanyak 20 juta yen atau setara Rp2,2 miliar. Karena utang tersebut, sang pengkhianat berusaha membebankan utangnya pada teman yang lain dengan cara mengikuti Friends Game.
Friends Game ternyata adalah permainan yang berusaha untuk menguji persahabatan lima sekawan ini. Meski awalnya mereka berusaha bekerja sama, lama-kelamaan ada juga salah seorang dari lima sekawan ini yang melakukan gerak-gerik mencurigakan dan sengaja membuat mereka kalah dalam permainan ini. Apalagi, utang mereka akan terus berlipat ganda jika mereka melanggar peraturan. Karena permainan ini, Yūichi pun berusaha mencari si pengkhianat yang mencoba untuk membebankan utangnya pada mereka.
Karena mengusung genre psychological thriller, ketegangan yang diciptakan dalam anime Friends Game pun cukup terasa kental. Meski tak seintens anime-anime bertema survival game lainnya, Friends Game lebih menitikberatkan sisi psikologis para karakternya ketimbang jalan permainannya.
Kelima karakter yang notabene mengira jika mereka berteman erat pun mulai saling menjatuhkan dan mengumbar keburukan masing-masing demi bisa menang dan terhindar dari utang. Penonton juga akan dibuat menebak-nebak siapakah karakter yang menjerumuskan teman-temannya dalam Friends Game. Bagi yang hanya menonton animenya tanpa membaca manga, tentunya sesi tebak-tebakan ini akan lebih seru, nih, mengingat seluruh karakter punya potensi sebagai pengkhianat.