Buat kamu pengikut serial Girl from Nowhere edisi sebelum reboot, mungkin sudah kenal banget sama karakter Nanno yang dingin, kejam, dan dikenal tanpa ampun terhadap targetnya. Ia bahkan gak segan memberi pelajaran dengan cara menghancurkan kehidupan si pelaku supaya kapok dan gak melakukan kebejatannya itu lagi. Dari POV si pelaku, setelah berurusan dengan Nanno ending-nya gak jauh-jauh dari kena mental seumur hidup, gila, bahkan hingga meregang nyawa.
Di serial Girl from Nowhere: The Reset, ada satu elemen dari karakter Nanno yang saya lihat jarang sekali muncul di versi sebelumnya. Elemen yang saya maksud adalah sisi manusiawi. Pada episode 1, kita mengikuti peristiwa aksi perundungan yang dilakukan oleh Jom kepada korbannya, Sky. Sky ini merupakan pengagum Nanno. Ia banyak membaca cerita di internet tentang legenda Nanno yang merupakan siswi misterius, sering pindah-pindah sekolah dan melakukan balas dendam kepada siswa-siswi bandel.
Sky mencoba bertahan untuk menerima perundungan-perundungan dari Jom. Sambil percaya bahwa Nanno akan datang menyelamatkannya. Nanno memang benar-benar datang dan memberikan pelajaran kepada Jom. Namun di sini, ada sesuatu yang berbeda dari eksekusi yang dilakukan siswi Thailand tersebut. Kehadirannya kini ternyata gak cuma sebagai algojo, tapi juga penguji sebagai moralitas. Buktinya, Nanno sama sekali gak sinis ketika Sky memilih untuk membiarkan Jom pergi ketika sudah kalah telak. Padahal di otak Nanno, dia pengin sky menghabisi Jom dengan bola besi yang ia pegang.
Agak bingung sih sebenarnya. Dari sisi kemanusiaan Nanno yang muncul ini, kira-kira akan memberikan efek baru yang menarik atau malah bikin Nanno jadi kehilangan jati dirinya yang selama ini sebagai sosok karma yang tidak tersentuh?