Tujuh tahun setelah Star Wars: The Rise of Skywalker (2019) menutup trilogi sekuel dengan rasa yang kurang enak, semesta Star Wars akhirnya kembali ke layar lebar lewat The Mandalorian and Grogu (2026). Film ini jelas bukan proyek kecil. Ini adalah pertaruhan besar Lucasfilm dan Disney untuk membuktikan bahwa kisah yang lahir dari serial streaming tetap terasa seperti sajian "sinema" di bioskop.
Disutradarai oleh Jon Favreau bersama penulis Dave Filoni, film ini memilih pendekatan yang aman: petualangan sederhana tentang Din Djarin/Mandalorian dan Grogu yang dibungkus aksi nonstop, nostalgia klasik Star Wars, serta tentu saja daya jual Baby Yoda yang nyaris mustahil gagal mencuri hati penonton. Hasilnya memang tidak revolusioner, tetapi cukup menyenangkan untuk mengingatkan kenapa galaksi jauh di sana pernah dan mungkin masih begitu dicintai. Berikut ulasan lengkapnya!
