Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Reza Rahadian
potret Reza Rahadian (youtube.com/IDN Times)

Jakarta, IDN Times – Mata Reza Rahadian berkaca-kaca saat mengingat momen pertama kali ia menginjakkan kaki di lokasi syuting sebagai aktor rookie. Dalam wawancara eksklusif bersama IDN Times pada Selasa (10/2/2026), Reza menceritakan saat itu ia cukup terpukau melihat kamera yang dipasang di berbagai angle, lampu-lampu sorot yang dinyalakan, hingga para pemain yang bersiap di posisi blocking. Baginya, pengalaman tersebut merupakan momen yang sangat membekas sampai saat ini.

Kini dikenal luas sebagai salah satu aktor kebanggaan Indonesia dengan berbagai pencapaian gemilang, Reza pun memulai semuanya dari nol, lho. Kariernya diawali sebagai ekstras dengan honor Rp50 ribu. Ia bahkan pernah melewati masa-masa penuh perjuangan, seperti terpaksa menginap di kampus karena jarak tempuh antara rumah dan lokasi syutingnya yang cukup jauh hingga mandi di toilet umum.

1. Reza Rahadian kenang job akting pertama, bayarannya Rp50 ribu

potret Reza Rahadian di ArtJog 2025 (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Ketertarikan Reza Rahadian pada dunia syuting ternyata sudah tumbuh sejak kecil. Saat tinggal di kawasan Cinere, Jakarta Selatan, ia sering melihat proses syuting berbagai sinetron populer di sekitar rumahnya maupun pusat perbelanjaan setempat. Reza kecil bahkan rela bersepeda hanya untuk menyaksikan dari jauh suasana pengambilan gambar yang sebelumnya hanya ia lihat di layar kaca.

Ia merasa bahwa momen tersebut yang kemudian menguatkan langkahnya untuk menapaki karier di industri hiburan. Reza kemudian mengenang momen pertamanya ketika berada di lokasi syuting sebagai pengalaman yang tak terlupakan sekaligus menjadi titik awal ia belajar disiplin dan memahami proses produksi di dunia akting.

“Saya pertama kali berada di set itu 2005, tanggal 15 April. Itu satu pengalaman yang gak akan pernah bisa saya lupa dan saya ingat memori itu dengan sangat tajam bahwa melihat kamera ditaruh, melihat lighting, melihat pemain berkumpul itu buat saya pengalaman yang luar biasa,” lanjutnya.

Gak langsung jadi pemeran utama, Reza Rahadian ternyata mengawali kariernya dari bawah dengan tampil sebagai figuran berhonor Rp50 ribu. Bahkan dari jumlah tersebut, ia hanya menerima sekitar Rp30 ribu setelah dipotong agensi.

“Honor pertama saya kalau sebagai ekstras itu Rp50.000, itu dipotong agensi. Jadi saya dapat sekitar, mungkin Rp30.000. Waktu itu, awal-awal banget saya pernah menjadi ekstras. Lalu dapat pemeran supporting, pemeran pendukung di sebuah sinetron untuk pertama kalinya, itu honor saya terima yang ke saya itu sekitar Rp750.000.”

Sambil tersenyum, Reza menceritakan bahwa honor pertamanya tersebut, ia gunakan untuk menyalurkan hobinya memelihara ikan hias dan memberi hadiah kecil untuk orangtuanya.

2. Kenang momen capek, tapi tetap semangat

potret Reza Rahadian (youtube.com/IDN Times)

Berawal sebagai anak kecil yang sering melihat proses syuting di sekitar tempat tinggalnya, Reza mengaku tak mengeluh jika realita di lapangan akan seberat itu. Sinetron pertamanya berlokasi di kawasan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, sementara ia tinggal di Jakarta Selatan, sehingga jarak tempuh yang jauh cukup menguras energi. Meski begitu, semangatnya sebagai anak muda kala itu membuatnya tetap menjalani setiap proses dengan penuh antusias.

“Jauh sekali jaraknya. Jadi ya kalau masalah fisik, capek pasti, tapi sebagai spirit anak muda masa itu, hajar sikat, yang penting semangat kerja.”

Reza melanjutkan, pada awal kariernya, ia pun sering pulang hingga dini hari, bahkan terpaksa memilih menginap di kampus yang menjadi lokasi syuting hingga mandi di toilet umum.

“Pulang jam setengah tiga pagi, kadang-kadang saya nginap karena syutingnya di salah satu kampus yang ada di sana. Ya udah gak jarang tuh nginep di kampus gitu, mandi di toilet umum karena kadang-kadang gak kekejar waktunya. Jadi ya melewati masa-masa seperti itu.”

3. Gak pernah menyangka akan berada di fase karier yang sekarang

potret Reza Rahadian di ArtJog 2025 (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Pemain film mendatang Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa tersebut mengaku tak pernah membayangkan akan berada di titik karier seperti sekarang. Ia memilih percaya pada proses dan berusaha mengerjakan setiap pekerjaannya sebaik mungkin, tanpa terlalu memikirkan ke mana hal itu akan membawanya. Bagi Reza, yang terpenting adalah melakukan yang terbaik.

“Saya percaya bahwa setiap individu akan set their own standard. Mereka berhak untuk menjalani proses hidup mereka sesuai dengan pace yang mereka tentukan sendiri. Jadi, kita gak tergantung pada kecepatan orang lain sudah sampai mana,” kata Reza dengan nada antusias.

Dalam kesempatannya, Reza Rahadian juga menanggapi kabar yang menyebut dirinya sebagai aktor termahal. Ia mengaku tak mengetahui dari mana klaim tersebut berasal dan tidak merasa sebagai yang paling mahal, meski menegetahui bayaran beberapa aktor lain.

Editorial Team