still cut Love Like a Bike (x.com/LoveLike35255)
Love Like a Bike mempunyai beberapa alasan kenapa harus ditonton meskipun rating di IMDb hanya 6,9/10. Sebab drama ini hanya tidak berpusat pada kisah romansanya saja namun juga pada hubungan keluarga dan persahabatan. Tokoh utama yang berprofesi sebagai psikiater membuat drama ini juga membahas tentang mental health. Konflik utama dalam cerita Love Like a Bike juga terasa unik dan menarik karena mengangkat hephephobia. Konflik ini memberi gambaran bahwa ekspresi cinta tidak pernah mempunyai batasan.
Plot cerita Love Like a Bike dibangun dengan sistematis dan tegas. Di episode awal kita langsung diperkenalkan dengan setiap karakter dan konflik yang mereka alami. Namun setelah itu, cerita berkembang secara perlahan membawa penonton menyelami luka batin di setiap karakternya melalui proses terapi yang tidak tergesa-gesa. Mengisyaratkan judulnya, Love Like a Bike menjadikan sepeda sebagai simbol keseimbangan dalam hidup yang terus diupayakan.
Salah satu yang paling menonjol dalam drama Love Like a Bike selain alur dan chemistry para pemainnya adalah sinematografinya yang mengambil latar keindahan kota Pattaya. Citra kota Pattaya di drama ini terkesan ramai, romantis, dan juga menenangkan. Selain itu jika kita perhatikan setiap karakter juga mempunyai warnanya sendiri berdasarkan pakaian yang mereka kenakan. Mulai dari biru kuning, ungu, abu-abu hingga hitam menjadi gambaran setiap karakter di drama ini.
Memulai penayangannya pada 2 Maret 2026, di Netflix Love Like a Bike telah memasuki episode 6. Hanya berjumlah 8 episode konflik dalam drama ini mulai terurai dan hubungan antar karakter kian berkembang. Love Like a Bike menayangkan episode terbarunya setiap hari Senin. Jadi, selamat menonton!