Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
The GazettE Depak Aoi dari Band, Pernyataan Para Member Disorot
Aoi The GazettE (instagram.com/aoi_thegazette)

Heboh, The GazettE baru saja umumkan mengeluarkan gitaris mereka, Aoi, dari band. Pengumuman ini resmi dirilis lewat website resmi band visual kei tenar asal Jepang tersebut.

Yang paling bikin kaget adalah respons dari para membernya, nih. Ruki, Uruha, sama Kai terang-terangan mengungkapkan rasa kecewa mereka kepada Aoi. Kenapa bisa sampai didepak begini?

1. Aoi dikeluarkan dari The GazettE karena tidak profesional

pengumuman resmi The Gazette tentang dikeluarkannya Aoi, gitaris mereka (the-gazette.com)

Pada Selasa (10/3/2026), The Gazette menyampaikan pengumuman penting di website resmi mereka. Band Jepang ternama ini memutuskan untuk mengeluarkan Aoi dan akan tetap melanjutkan aktivitas bertiga tanpanya.

Aoi dianggap tidak melaksanakan tanggung jawabnya sebagai member band selama satu tahun terakhir. Sang gitaris disebut gak pakai permisi menghentikan aktivitasnya dari The Gazette secara sepihak. Gara-gara itu, aktivitas band seperti perilisan single sampai jadwal manggung yang sudah dijadwalkan jadi hancur berantakan.

"Demi menjaga masa depan The Gazette, kami telah berulang kali mencoba berkomunikasi secara langsung dengannya. Namun, semua telepon dan pesan kami ditolak dan kami sulit menjangkau Aoi, terbatas hanya melalui perwakilannya saja," tulis pernyataan resmi tersebut.

2. Para member luapkan unek-unek, sebut setahun terakhir adalah tahun terburuk The Gazette

pernyataan para member The Gazette tentang dikeluarkannya Aoi (x.com/rukithegazette | x.com/kai_thegazette_)

Selain pernyataan resmi band, para member juga mengungkapkan perasaan frustasi dan sedih mereka lewat akun X masing-masing. Ruki menyebut bahwa keputusan untuk berpisah dengan Aoi terasa sangat berat secara emosional. Meski ada perasaan marah dan tidak bisa memaafkan, namun ia dan member lainnya juga sedih banget karena Aoi merupakan sosok yang gak mau mereka lepaskan sampai akhir.

Uruha juga ikut menyesal, bahkan dia sempat syok ketika keputusan tersebut akhirnya diambil. Sementara Kai merasa kalau setahun terakhir adalah tahun terberat yang harus dijalani oleh The Gazette. Apalagi mengingat mereka telah melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Kayak ngomong sama tembok, semua usaha mereka mental begitu saja tanpa respons.

3. Klarifikasi dari Aoi, sudah minta keluar band sejak lama

klarifikasi Aoi tentang kabar pemecatannya oleh The GazettE (x.com/official_aoi)

Setelah pernyataan resmi dari The Gazette keluar, Aoi akhirnya merespons kabar tersebut. Menurutnya, pernyataan yang dirilis mantan band-nya itu gak sesuai fakta. Lewat pernyataan tertulis yang diunggah melalui akun X miliknya, Aoi mencoba meluruskan bahwa dia sebenarnya sudah minta keluar dari band The Gazette sejak April 2025. Aoi sudah meminta tidak akan lagi ikut aktivitas band sejak September 2025. Maka dari itu, Aoi menganggap sejak September sudah bukan lagi bagian dari The Gazette.

"Pada akhir September di tahun yang sama (2025), saya telah resmi keluar dari The Gazette. Oleh karena itu, saya tidak keluar karena pemecatan," kata Aoi.

Aoi juga menolak ketika dituduh telah mengabaikan pekerjaannya sebagai member band, dan menepis keras tuduhan sebagai pengkhianat. Selama ini, Aoi mengaku berusaha untuk gak mengumumkan pengunduran dirinya lebih dulu. Ia menunggu band yang mengumumkannya secara resmi. Namun, ia menyayangkan pengumuman yang akhirnya dirilis justru gak sesuai harapannya.

"Saya sudah menahan diri untuk tidak mengumumkannya secara pribadi agar pengumuman bisa dirilis secara resmi, berdasarkan kesepakatan dengan anggota lain. Namun, saya sangat menyesal bahwa ketika dimuat di situs resmi The Gazette justru pernyataan sepihak dengan konten yang sangat berbeda dari pemahaman saya," lanjut Aoi.

Dalam pengumuman tersebut The Gazette juga membahas soal tuntutan finansial dari Aoi yang mereka anggap gak masuk akal. Sementara dari pihak Aoi, menyebut bahwa tuntutan itu merupakan pembayaran royalti serta gaji sebelumnya yang belum sempat dibayarkan oleh pihak band.

Wah, gak nyangka salah satu band terpopuler asal Jepang itu akan sampai di situasi seperti ini. Pasalnya band ini sudah berdiri sejak 2002 dan baru saja merayakan anniversary ke-24. Sebelumnya The Gazette sudah mencicipi kesuksesan internasional hingga tur ke Amerika dan Eropa. Selain musik dan gaya yang khas, persahabatan erat para member yang terbangun kuat sejak merintis karier juga digemari banyak fans. Pada 2024, The Gazette diterpa tragedi atas meninggalnya basis mereka, Reita.

Editorial Team