Zayn Malik (instagram.com/zayn)
Dalam pernyataan yang dikutip Variety, Zayn menjelaskan bahwa Konnakol dimaknai sebagai suara murni manusia yang sarat sejarah, emosi, dan kedalaman.
"Konnakol secara definisi adalah seni menciptakan suara perkusi dengan suara manusia, tetapi maknanya bagi saya jauh lebih dalam. Ini adalah suara yang menyimpan gema dari masa sebelum kata-kata ada," jelas Zayn.
Ia juga menegaskan bahwa sejak awal solo karier, dirinya selalu mengambil inspirasi dari warisan Asia Selatan.
"Saya selalu mengambil inspirasi dari warisan budaya saya sejak pertama kali mulai bermusik sendiri. Album ini merupakan pengembangan dari pemahaman itu; sekarang saya lebih memahami siapa saya, dari mana saya berasal, dan ke mana saya ingin pergi," tambahnya.
Konnakol menjadi kelanjutan dari proses itu, sebuah refleksi tentang identitas, asal-usul, dan arah hidupnya sebagai seniman. Simbol macan tutul salju di sampul album pun dipilih sebagai representasi visual dari latar budaya tersebut.