salah satu tempat wisata Kaledonia Baru (YouTube.com/Kaledonia Baru lebih memilih bersama Prancis)
Berbeda dengan dua negara Afrika diatas yang bekas jajahan Prancis, Sampai saat ini Kaledonia Baru masih menjadi koloni Prancis karena pada 4 November 2018 dan 4 Oktober 2020 saat mengadakan referendum kemerdekaan yang menginginkan merdeka hanya sekitar 43%. Sedangkan nama internasional Kaledonia Baru ialah New Caledonia (NCL) yang berasal dari bahasa latin Skotlandia.
Selain itu perbedaan lainnya, Kaledonia Baru adalah negara kepulauan yang memiliki garis pantai karena terletak di selatan Pasifik serta termasuk ring of fire seperti Jepang dan Indonesia karena sama-sama terletak di samudra Pasifik. Lebih tepatnya di utara Selandia Baru dan timur laut Australia. Karena itu Kaledonia Baru termasuk negara oseania.
Bisa dipastikan negara kepulauan memiliki wisata alam yang memukau serta beragam. Bahkan UNESCO mendaftarkan karang pembatas Kaledonia Baru kedalam World Heritage List atau Daftar Warisan Dunia selain keindahannya karang pembatas ini juga merupakan proses biologis, ekologi bagi keanekaragaman hayati serta tempat untuk spesies yang dilindungi atau terancam kepunahan.
Selain wisata alam, kebudayaan Kaledonia Baru pun cukup beragam. Kalian masih akan mendapatkan penduduk lokal berpakaian adat dalam kehidupan sehari-hari serta mendengar berbagai bahasa di sini. Karena ada sekitar 30 bahasa yang digunakan walau bahasa Prancis adalah bahasa resminya.
Satu hal lagi jika berkunjung ke sini, kalian akan mudah menemukan orang Jawa yang berasal dari negara kita, Indonesia. Pada mula penjajahan, Prancis meminta tenaga kerja untuk buruh perkebunan serta tambang. Kepada siapa Prancis meminta bantuan pada tahun 1896? Tentu saja kepada Belanda. Akhirnya Belanda mengirimkan orang Jawa ke sini selain dikirim ke Suriname. Hal ini berlangsung sampai tahun 1949 untuk pengiriman orang Jawa ke Kaledonia Baru.
Dan apakah orang-orang Jawa di sini masih menggunakan bahasa Jawa? Tentu saja masih walau sudah tidak murni lagi, karena sudah tercampur dengan bahasa Prancis.
Selain sama-sama dijajah Prancis serta memiliki warisan dunia yang dilindungi UNESCO tiga negara ini bahasa resminya juga bahasa Prancis. Kesamaan lainnya dari tiga negara tersebut ternyata mayoritas penduduknya beragama Islam.
Sejak tahun 1700-an Prancis memang mulai menjajah banyak negara. Termasuk Senegal yang telah merdeka di 1960, cuma selama ini kita cukup familier dengan negara Senegal.
Tidak menyangka gelaran U-17 2023 lalu mampu membawa kita lebih mengenal dunia dan sedikit sejarah, budaya di balik tiga negara tersebut.