Pengantin wanita Korea mengenakan wonsam atau hwalot di hari pernikahan mereka, khususnya sewaktu upacara pyebaek atau paebaek. Upacara pyebaek aslinya merupakan upacara untuk memberikan penghormatan kepada orang tua pengantin pria. Namun sekarang, orang tua dari pengantin wanita juga turut hadir di upacara pyebaek.
Wonsam atau hwalot memiliki fungsi sebagai jaket untuk menutupi jeogori (bagian baju atas wanita) yang kemudian dipadukan dengan chima (rok panjang). Kombinasi warna yang dipakai untuk wonsam atau hwalot adalah hijau dan merah atau biru dan merah.
Perbedaan style wonsam atau hwalot terletak di jumlah strip dan dekorasi. Wonsam memiliki dua strip warna di bagian lengan. Sementara hwalot memiliki tiga strip warna di bagian lengan.
Tak hanya itu, dekorasi wonsam menggunakan proses tenun dan menggunakan sedikit benang tenun warna emas. Jumlah dekorasi di wonsam, baik sisi depan dan belakang sama. Sementara dekorasi di hwalot menggunakan proses bordiran dan jumlah bordiran di gaun sisi belakang lebih banyak.