Yok Shooting Yok (YouTube.com/Table Two Films)
Tak hanya dari pemenang, Upie Guava, salah satu juri One Minute Film Competition, juga memberikan tipsnya. Baginya, film pendek berdurasi satu menit harus memiliki cerita dan pesan yang sampai ke penonton.
"Kalau saya sih melihatnya gagasan dari filmmakers-nya, dia mau mencapaikan apa, sih. Bagaimana sih filmmakers dengan kemampuannya, skill-nya itu, membuat gagasannya itu tersampaikan ke penonton," kata Upie.
Juri lainnya, Bagoes Tresna, menyebut, pengambilan cerita bisa dilihat dari keadaan sekitar. Hal tersebut akan mempermudah seorang filmmaker membuat sebuah karya.
"Buat sesuatu itu dari kita, dari dekat, sih. Bisa dari jalan-jalan, kita lihat, perhatikan sekitar. Tidak ada alasan untuk tidak berkarya. Kalau dibilang bikin film itu enak, tapi kalau punya pemikiran sesuatu terus gak kalian wujudkan, tandanya itu kalian males," katanya menambahkan.
Fajar Bustomi, juri lainnya, juga mengatakan bahwa jika berhasil membuat film pendek durasi satu menit maka kalian juga ada peluang untuk membuat film panjang.
"Ternyata era sekarang ini satu menit sudah bagus, tinggal tambahin 89 menit bisa jadi film panjang. Artinya kita punya akses yang sama untuk buat film," serunya memberi semangat para pembuat film muda.