Perang jadi hal yang mewarnai sejarah panjang umat manusia. Alasannya beragam, mulai dari perebutan kekuasaan, agama, sampai sumber daya. Yang jelas, perang selalu menyisakan kesedihan dan kehancuran. Hal-hal ini persis kayak yang digambarkan oleh meme Avatar: The Legend of Aang tentang perang dunia berikut. Tengok, yuk, ada hal apa aja yang bisa kita pelajari!
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
7 Meme Avatar tentang Perang Dunia, Bakal Kejadian Lagi?

meme Avatar tentang perang dunia (memes.com/RMCosta I reddit.com/someonefighter)
1. Trauma perang bikin seni dan musik antara sebelum dan sesudah perang dunia berubah drastis
meme Avatar tentang perang dunia (reddit.com/Trans-Pipe-Smoker)
2. Propaganda patriotisme dan kebutuhan bikin banyak tentara muda, bahkan di bawah umur, ikut perang
meme Avatar tentang perang dunia (reddit.com/deleted)
3. Jerman udah bangkrut karena kalah perang, eh, malah disuruh bayar ke blok sekutu juga. Makin boncos!
meme Avatar tentang perang dunia (reddit.com/deleted)
4. Serangan Nazi ke Denmark cuma beberapa jam karena pemerintah menyerah cepat. Alhasil, tentara Denmark gak dapat perlakuan sekeji kayak di negara lain
meme Avatar tentang perang dunia (reddit.com/swaggymelon)
5. Dua kali perang dengan ambisi paling gede, tapi dua kali juga kalah sampai babak belur
meme Avatar tentang perang dunia (reddit.com/onlynora)
6. Berdarahnya perang dunia pada masa lalu harusnya jadi pelajaran dan jangan sampai terulang
meme Avatar tentang perang dunia (reddit.com/someonefighter)
7. Pada akhir Perang Dunia II, Jepang dipaksa menyerah dengan dua bom atom di Hiroshima dan Nagasaki
meme Avatar tentang perang dunia (memes.com/RMCosta)
Semoga aja gak ada lagi perang dunia selanjutnya, ya. Lihat deretan meme Avatar di atas aja udah bisa terbayang sengeri apa kalau sampai terjadi Perang Dunia III. Amit-amit, deh!
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us