Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Meme Kehidupan In This Economy, Sikat atau Tahan Dulu?
meme in this economy (x.com/rasabersalahhh)

Siapa yang sekarang mau belanja barang kecil saja mikirnya lama? Wajar, sih. Di tengah kondisi yang gak menentu, apa-apa jadi harus dipikir dua kali. Hal sepele yang dulu gampang diputuskan, sekarang bisa jadi bahan pertimbangan panjang. Tantangan finansial sekarang juga sering bikin dilema sendiri, antara pengin self reward atau nahan dulu biar gak boncos.

Ujung-ujungnya, banyak keputusan kecil terasa lebih berat dari biasanya. Daripada makin pusing, mending intip deretan meme kocak in this economy di bawah ini. Siap-siap relate, ya!

1. Jangankan yang diidam-idamkan, bahan pokok aja udah naik. In this economy, beli apa-apa jadi mikir dua kali

meme in this economy (x.com/kiyowooou____)

2. In this economy, mending cari cuan dulu biar hidup stabil, baru mikirin yang lain

meme in this economy (instagram.com/geulisnation)

3. Bukannya gak mikirin dana darurat, tapi realitanya sekarang semua serba darurat

meme in this economy (x.com/rasabersalahhh)

4. Sekarang apa-apa mahal, jadi kalau mau hilangin stres pakai kopi overprice, pikirin lagi, deh

meme in this economy (instagram.com/geulisnation)

5. Nyari kerja susah, udah kerja gajinya pas-pasan. Nafkahin diri sendiri aja, kok, susah banget, ya

meme in this economy (instagram.com/callmeshalma_)

6. Mau gimana pun work life lu, jalanin dulu. Jangan cabut sebelum ada pengganti, tau sendiri kondisi sekarang

meme in this economy (instagram.com/geulisnation)

7. Sekarang yang bikin kepikiran bukan perasaan, tapi pengeluaran. Semangat, ya, pejuang pundi-pundi

meme in this economy (instagram.com/162.cmc)

Jadi, kamu tipe yang tetap sikat demi kewarasan atau tim tahan sampai kondisi finansial lebih tenang? Menghadapi realita in this economy memang butuh strategi biar gaya hidup tetap jalan dan saldo tetap aman. Gak harus selalu nahan, tapi juga gak bisa asal gas. Yang penting tetap realistis dan tahu batas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team