Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
meme atasan
meme atasan (instagram.com/pinciclothing)

Di tempat kerja, hubungan atasan dan bawahan sering berada di posisi yang agak rumit. Di satu sisi, arahan memang dibutuhkan supaya kerjaan tetap jalan. Di sisi lain, ada momen ketika semua terasa harus dituruti tanpa banyak ruang untuk menyampaikan pendapat. Meski begitu, gak semua atasan bersikap seperti ini. Masih banyak juga yang terbuka, mau diajak diskusi, dan paham batas timnya.

Lewat deretan meme di bawah ini, kita lihat hal-hal yang mewakili jeritan hati para pejuang korporat saat menghadapi berbagai tipe atasan. Scroll saja, siapa tahu ada yang langsung relate.

1. Habis dimarahin dan udah capek mental. Pilihannya dua, pergi atau bertahan. Kalau masih butuh kerjaan, ya, ditelan dulu

meme atasan (instagram.com/insighthr_partners)

2. Kerjaan diberesin cepet biar bisa napas sebentar. Bukan tanda siap nambah tugas. Jadi jangan langsung ditambahin lagi, bos

meme atasan (instagram.com/insighthr_partners)

3. Pencapaian biasa aja, tapi posisinya aman. Soalnya gak banyak nuntut. Dari sisi bos, itu udah cukup

meme atasan (instagram.com/foliopos)

4. Kerjaan segunung, deadline semalam. Kalau hasilnya kurang, katanya kurang total. Dikira mesin pengabul keinginan?

meme atasan (instagram.com/talentinsider)

5. Lagi liburan pun masih disuruh kerja. Katanya cuma bantu dikit, tapi, kok, jadi rutin. Lelah, nih, bos

meme atasan (instagram.com/pinciclothing)

6. Kadang pengin nanya, tapi takut dibilang gak paham-paham. Jadi diem, nebak, dan berharap benar

meme atasan (instagram.com/jasa.buzzer.id)

7. Atasan ketawa, bawahan menyesuaikan. Lucu atau nggak urusan nanti. Yang penting ikut ketawa dulu

meme atasan (instagram.com/arduma.id)

8. Kerjaan beres, laporan rapi. Pas penghargaan, nama yang naik beda. Anak buah mah kebagian pengalaman

meme atasan (instagram.com/inovatornusantara)

Gimana, ada yang relate gak? Intinya, punya atasan yang unik memang butuh stok sabar yang unlimited, tapi jangan sampai kesehatan mental ikut jadi taruhannya. Selama kamu masih bisa jaga batas dan tahu kapan harus istirahat, berarti kamu masih cukup tangguh buat bertahan di dunia korporat. Tetap semangat cari cuan, dan kalau bos mulai aneh lagi, ya, tanggapi seperlunya saja.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team